Sempat Ditolak, China Izinkan Tim WHO Masuk untuk Selidiki Asal-usul Covid-19

China telah dituduh menutup-nutupi tanggapan awalnya terhadap wabah virus corona, membiarkan virus menyebar sejak pertama kalu muncul di Wuhan akhir 2019 lalu.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Sempat Ditolak, China Izinkan Tim WHO Masuk untuk Selidiki Asal-usul Covid-19
Wabah virus mirip SARS hantui China. ©NICOLAS ASFOURI/AFP

Tim WHO yang terdiri para pakar internasional yang ditugaskan untuk menyelidiki asal usul pandemi Covid-19 akan tiba di China pada Kamis (14/1) mendatang. Demikian disampaikan pihak berwenang China pada Senin (11/1).

Sebelumnya pada pekan lalu, tim ini telah tiba di Wuhan tapi ditolak masuk ke negara tersebut. Akhirnya sebagian tim terpaksa kembali ke negara mereka. Namun Kementerian Luar Negeri China menyebut ada kesalahpahaman, seperti dilansir Reuters.

Namun demikian, Komisi Kesehatan Nasional, yang mengumumkan tanggal kedatangan tim ini tak menyebut secara rinci rencana perjalanan tim ini.

China telah dituduh menutup-nutupi tanggapan awalnya terhadap wabah virus corona, membiarkan virus menyebar sejak pertama kalu muncul di Wuhan akhir 2019 lalu.

PBB menyerukan penyelidikan yang dipimpin WHO berlangsung "transparan" dan mengkritik ketentuannya, yang membiarkan ilmuwan China melakukan penelitian tahap pendahuluan.

Menjelang kunjungan tim WHO, Beijing berusaha membentuk narasi tentang kapan dan di mana pandemi dimulai, yang mana diplomat senior Wang Yi mengatakan "semakin banyak penelitian" menunjukkannya muncul di berbagai wilayah.

Sementara negara-negara lain terus berjuang melawan lonjakan infeksi, China telah secara agresif berupaya menghentikan penularan.

Sebanyak 103 kasus baru pada Minggu adalah peningkatan kasus harian terbesar di China daratan dalam lebih dari lima bulan, karena infeksi baru meningkat di Provinsi Hebei, di sekitar ibu kota, Beijing.

Shijiazhuang, ibu kota Hebei, diisolasi dan Hebei menutup beberapa bagian jalan raya di provinsi itu untuk menahan penyebaran virus.

Wilayah Wangkui, di bawah yurisdiksi kota Suihua di Provinsi Heilongjiang, melaporkan delapan kasus baru tanpa gejala dan pada Senin memerintahkan penutupan semua usaha non esensial, melarang penduduk meninggalkan kota dan menutup semua jalur lalu lintas yang tidak penting.

Rekomendasi