Merdeka.com blusukan ke kantor JK

"Jaga kesehatan itu konsisten saja yang biasa tiap hari, lari, jalan, main golf, tidak berat cuma konsisten saja."

Rita
Oleh Rita - Reporter
Merdeka.com blusukan ke kantor JK
Tim merdeka.com blusukan wawancara dengan Wapres JK. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Sebagai media baru, merdeka.com cepat mendapatkan kepercayaan. Banyak pejabat yang diundang ke kantor, kalau memiliki waktu, bersemangat. Tak terkecuali orang nomor dua di republik ini: HM Jusuf Kalla.

Wapres yang satu ini memang lincah dan ringan. Meski sudah jadi wakil presiden, sedia saja ka kantor. Eh, tapi dia dan stafnya ingat, bahwa sudah pernah ke merdeka.com di Tebet. Maka, beliau pun melalui staf khusunya Abdullah Husain menyampaikan secara resmi dan kirim sms bahwa Pak Wapres siap menerima merdeka.com di kantornya Medan Merdeka Selatan.

Maunya sih bicara soal dolar yang meroket Rp 13.000/US$. Tapi tahu sendiri, diajak bicara apa saja, mau meladeni. Dan, siapa pun tahu JK pasti semangat dan blak-blakan. Termasuk bicara soal mantan bosnya, Susilo Bambang Yudhoyono. Maklum, dia pernah menjadi wapres dua kali, masa SBY dan Jokowi.

Adalah Anwar Khumaini, Sri Wiyanti, Arie Basuki (foto), dibantu Wens Manggut yang lama dikenal kalangan Jusuf Kalla, mendapat tugas dan kesempatan wawancara di hari Rabu 11 Maret 2015 itu.

Banyak kata-kata yang di luar dugaan muncul dari JK. Misalnya, ndak usah khawatir dengan dolar naik. Jangan disamakan dengan ketika tahun 1998. Tentu tak asal bicara, sebab, JK adalah saudagar alias konglomerat top dari Makassar yang mengibarkan grup PT Haji Kalla yang sampai sekarang masih berkibar. Kecuali itu, JK juga memiliki hubungan sangat kuat dengan Grup Bosowa milik H Aksa Mahmud yang masih kerabat dan sudah berjaya jauh sebelum JK jadi pejabat.

Tentang JKW dibanding SBY, tampaknya JK tak keberatan menjawab. Gayanya tetap santai. “Masing-masing punya style sendiri. Saya kira Pak Jokowi punya ciri khas sendiri. “Kalau bicara rileks pasti Pak Jokowi lebih rileks. Serius tentu, saya kira style-nya saja. Intinya kan dua-duanya (SBY-JKW) punya cara masing-masing, intinya untuk memajukan negeri,” katanya.

Di usia yang sudah lebih 70 tahun, beberapa kali dikabarkan JK drop kesehatannya. Namun itu dibantan. Ia tentu menjaga kesehatan dengan olahraga konsisten tapi tidak berat. Konsisten adalah resep andalannya. “Jaga kesehatan itu tidak dengan cara instan. Menjaga kesehatan itu butuh puluhan tahun untuk konsisten. Konsisten secara fisik, exercise, olah raga, lari, jalan, konsisten saja, yang biasa tiap hari, lari, jalan, main golf, exercise, begitu saja, tidak berat-berat cuma konsisten saja,” katanya.

Ini hanya sebagian kecil dari hasil wawancara. Anda bisa mengikuti lebih jauh di wawancara lengkap. Pembaca yang budiman dan smart, begitulah secuil suasana di Medan Merdeka, di kantor Wapres. Sebenarnya merdeka.com ingin mengundangnya lagi, tapi tentu posisi sekarang sebagai Wapres aktif, tidak sembarangan waktu bisa melakukan kunjungan di luar jadwal yang sudah seabrek. Apalagi tugas-tugas menumpuk lain yang dadakan misalnya tiba-tiba ada musibah nasional, menggantikan presiden mendadak, dan lain-lain adalah hal biasa. Bisa dibayangkan, JK sudah memulai kerja dari bangun subuh hingga tengah malam. Cuilan-cuilan cerita itu, penting bagi kami untuk memberikan informasi yang lebih presisi pada pembaca. Sebab, Anda adalah yang utama.***

Halaman
Rekomendasi