Bangun pagi, beberapa teman sudah mengirim ucapan ulang tahun pada ponsel saya. Terima kasih ucapan doa dan berkahnya.
Pembaca yang smart dan kami hormati, tak terasa sudah dua tahun kami bersama Anda. Inilah kabar yang bisa disampaikan.
Begitu mendapat ucapan dirgahayu, kita langsung kembali ke situasi sebelum dua tahun lalu. Ketika pengusaha muda digital pemilik Kapanlagi.com Steve Christian (SC) menghubungi dari Singapura, saat saya sedang ada acara di Bali. Singkat cerita kita pun ketemuan berkali-kali, di berbagai lokasi.
Sepakat, kita membangun merdeka.com . Kerja sama dengan Kapanlagi Network (KL) ini dianggap pas dan strategis oleh beberapa rekan senior, termasuk tokoh media online Budiono Darsono dengan alasan secara infrastruktur ICT, KL sudah siap.
Nah, ada yang pesimis yang mempertanyakan, "Apa masih laku bikin berita update timeline ketika Facebook dan Twitter berkuasa?" kata senior lain. Bikin canggung, tapi keputusan sudah diambil SC untuk go..go..go!
Maka, harus go for goal: jadi yang terbaik di situs berita di Indonesia! Yang terbaik itu harus juara, maka perlu champion persons.
Teman-teman terbaik yang kami tahu pun, dikumpulkan. Sebagai "the champion", dari Tempo, Seputar Indonesia, Vivanews, dan detik, gabung untuk mendukung ide merdeka: jadi yang terbaik, dengan konsep khas, tidak membebek. Tuntutannya harus punya terobosan.
Dengan tim ICT tangguh yang digalang Steve, maka merdeka pun mengajak champion-champion untuk merintis arah keagungan: Didik Supriyanto (Pemimpin Redaksi ex tabloid Detik dan detikcom), Titis Widyatmoko (Redaktur Eksekutif, ex Sindo), Arie Basuki (Foto, ex Tempo), Anwar Khumaini wartawan kepresidenan sebagai Korlip didukung tim champion lain. Mereka adalah tim KL veteran seperti Reyno (IT), Jeffrie (desain), Rita (editor), dan Ivan (produk).
Lokasi meeting di TIS Tebet, Vila Sentosa Bali, loby Le Meridian, kedai kopi logo hijau di Epicentrum, dan traktiran di resto Nobu Hongkong jadi semacam napak tilas yang menjadi bagian proses lahirnya situs yang Anda nikmati ini.
Dalam waktu dua tahun, kini capaian itu hadir dan nyata, meski belum selesai: Situs berita tercepat pertumbuhannya. Sudah nomor 19 Alexa ID, keenam di Comscore, dan keempat terbesar. Semua capaian itu tentu saja karena respek pembaca pada kami, dan insya Allah kami jaga respek tersebut.
Respek itu juga kami terima dengan hadirnya nama-nama yang masuk dalam calon presiden (Capres) ke markas kami di Tebet, seperti Joko Widodo , Jusuf Kalla , Dahlan Iskan, Mahfud MD, Gita Wirjawan . Ada pula tokoh lainnya seperti Rusdi Kirana, Kabareskrim Suhardi Alius, dan banyak lagi.
Sekarang, beberapa orang yang awalnya pesimis dan meragukan akan hadirnya media berita online baru di tengah gempuran sosial media, tak menyangka dengan pertumbuhan dan eksistensi merdeka.com . Berbekal desain beda, berita khas indepth, #news tagging, autoload page, dan lain-lain, semua itu adalah terobosan kami dalam hal berita, penulisan, serta teknis. Kita tinggalkan cara kuno dan konvensional dalam banyak hal.
Kami, tentu saja tidak cuma mencari kepuasan dengan pujian atas capaian saat ini. Tapi kami sadari bahwa keteguhan hati, terus belajar, mendengar pembaca bicara, ditambah kreativitas plus sedikit "ndableg", menjadi bagian tak terpisahkan menuju juara.
Maka, tokoh cerita menjengkelkan yang iseng dan ndableg sekaligus baik hati dan menangan, Wiro Sableng - dikenal dengan sandi 212 - membantu kami mengingat tanggal dirgahayu kami: 21212 (dobel sableng, yaitu tanggal 21 bulan 2, tahun 2012).
Hari ini, kami sudah melangkah dua tahun. Terima kasih pembaca atas dukungannya. Karena Anda kami ada. Dirgahayu merdeka.com, let's be smart!