Waspadai Krisis Energi, Kementerian ESDM Pelototi Ekspor Batubara

Kamis, 21 Oktober 2021 16:45 Reporter : Anggun P. Situmorang
Waspadai Krisis Energi, Kementerian ESDM Pelototi Ekspor Batubara batubara. Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mewaspadai ekspor batubara yang dilakukan oleh pengusaha. Hal tersebut sebagai bentuk kewaspadaaan akibat krisis energi yang terjadi di sejumlah negara.

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan, harga batubara kian menarik akibat permintaan yang tinggi dari sejumlah negara. Berbagai negara berlomba-lomba untuk memenuhi pasokan batubara demi menghidupkan pembangkit listrik.

"Batubara juga selain banyak tantangannya, godaannya untuk diekspor karena (harganya) makin bagus, banyak negara yang butuh, harganya bagus," ujarnya dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (21/10).

Rida mengatakan, Indonesia sendiri memiliki cadangan batubara yang berlimpah. Namun hal ini perlu dijaga dengan cara membatasi ekspor dengan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO), yaitu kewajiban pengusaha untuk pemenuhan pasokan batubara dalam negeri.

"Tidak boleh semuanya/seluruhnya diekspor meskipun harga lagi bagus. Tetapi ada kewajiban untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, yaitu disebut DMO," jelasnya.

Apalagi saat ini, kondisi cuaca di Indonesia tidak menentu yang mengakibatkan beberapa tambang mengalami kebanjiran. Hal ini diatasi dengan manajemen dan pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

Rida menambahkan, pemerintah juga mengawasi angkutan logistik batubara yang dilakukan para pengusaha. Sebab, komoditas batubara harus berbagi kapal-kapal tongkang untuk kebutuhan ekspor dan kebutuhan hasil tambang lainnya.

"Kalau kami misalkan dengan Pak Ridwan (Dirjen Minerba) itu sampai melototin tongkang-nya, ada di mana tongkang-nya. Karena ini juga menantang karena banyak yang dipakai untuk ekspor, tetapi di dalam negeri juga kemudian dipakai untuk angkut komoditas non batu bara karena smelter kita juga sudah mulai beroperasi," tandasnya.

Baca juga:
Tekan Emisi Karbon, Indika Energy Mulai Lepas Aset Batubara
Batubara Banyak Diekspor, Indonesia Terancam Krisis Energi?
Bisnis Karoseri Terdongkrak Naiknya Harga Komoditas
Tongkang Bermuatan Batu Bara Tabrak Pilar Jembatan Mahakam, BBPJN Akan Lapor Polisi
Permintaan Meningkat, Harga Batubara Tembus USD130,99 per Ton di Agustus
Harga Batubara Capai USD115,35 per Ton, Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini