Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Waskita Beton Precast Dapat Kontrak Rp1,2 Triliun Bangun Tol Trans Sumatera

Waskita Beton Precast Dapat Kontrak Rp1,2 Triliun Bangun Tol Trans Sumatera Tol Trans Sumatera. Maulandy ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Waskita Beton Precast (WSBP) meraih kontrak suplai proyek pembangunan tol Trans Sumatera pada 2020 senilai Rp1,2 triliun. Nilai ini bertambah tiga kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp360 miliar.

Manajer Plant Gasing Palembang PT WSBP, Ngasri Yaumi Wijayanto mengungkapkan, peningkatan nilai kontrak seiring dengan bertambahnya proyek strategis nasional di pulau Sumatera, terutama pembangunan tol. WSBP dipercaya sebagai penyuplai precast dan semen ready mix.

"Kontrak tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya, tahun ini senilai Rp1,2 triliun," ungkap Ngasri, Rabu (5/2).

Dijelaskannya, kontrak proyek yang digarap adalah suplai precast pada tol Kayuagung-Palembang-Betung seksi tiga dan empat sepanjang 40 kilometer dan Indralaya-Prabumulih sepanjang 65 kilometer. Sedangkan di luar Sumsel yakni tol Tebingtinggi-Parapat, Kuala Tanjung-Indrapura, Indrapura-Kisaran di Sumatera Utara dan Banda Aceh-Sigli Pidie.

"Kami optimistis bisa memenuhi semua permintaan dalam kontrak karena dalam sehari kami bisa berproduksi senilai Rp2 miliar sampai Rp2,5 miliar," kata dia.

Tingkatkan Kualitas SDM

sdm rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sementara itu, General Manager (GM) Resiko dan K3L PT WSBP Irvan Pandjaitan mengatakan, untuk mendukung optimalisasi produksi, diperlukan peningkatan pemahaman tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kinerja pekerja salah satunya dipengaruhi dari hidup sehat dan tidak menghindari konsumsi narkoba.

"Sebagai komitmen kami, seluruh pegawai di Palembang sebanyak 550 orang dites urine kerjasama dengan BNN, kami tak ingin ada pekerja yang menjadi pemakai," kata dia.

Jika ada pekerja terbukti terlibat dalam kasus itu, komitmen perusahaan adalah melaksanakan pemecatan. Sebab, penggunaan narkoba dapat mempengaruhi suasana kerja yang memicu terjadinya kecelakaan kerja.

"Kami tidak ada pandang bulu terhadap pekerja yang konsumsi narkoba, baik di dalam maupun di luar pabrik. Ini tujuannya untuk optimalisasi produksi," pungkasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP