Wabup Lombok Tengah Ingatkan Pedagang Jaga Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran

Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah meminta pedagang tidak menaikkan harga sembako terlalu tinggi menjelang Idul Fitri 1447 H. Simak detail pantauan harga di pasar tradisional dan upaya pemerintah menjaga stabilitas harga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wabup Lombok Tengah Ingatkan Pedagang Jaga Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran
Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah meminta pedagang tidak menaikkan harga sembako terlalu tinggi menjelang Idul Fitri 1447 H. Simak detail pantauan harga di pasar tradisional dan upaya pemerintah menjaga stabilitas harga. (AntaraNews)

Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, telah mengingatkan para pedagang untuk tidak menaikkan harga sembako secara berlebihan. Imbauan ini disampaikan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan datang. Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas ekonomi daerah dan daya beli masyarakat.

Peringatan tersebut disampaikan langsung oleh HM Nursiah saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional. Sidak ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi harga kebutuhan pokok di wilayah Lombok Tengah. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 14 Maret, di salah satu pasar tradisional utama.

Kunjungan ke pasar tradisional Jelojok dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan masyarakat tetap terkendali serta stok bahan pokok aman menjelang momen Lebaran 2026. Pemerintah daerah berupaya keras mencegah inflasi yang tidak wajar.

Dalam sidak tersebut, Wakil Bupati Nursiah secara langsung berkeliling meninjau berbagai lapak pedagang sembako. Ia memeriksa harga komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, hingga sayur-mayur. Interaksi langsung dengan pedagang dan pembeli juga dilakukan untuk mendapatkan gambaran akurat.

Hasil pantauan awal menunjukkan adanya sedikit peningkatan pada beberapa harga bahan pokok. Namun, kenaikan tersebut masih dianggap dalam batas yang wajar dan belum terlalu signifikan. Pemerintah terus memantau agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan warga.

Nursiah menyebutkan bahwa harga beras saat ini berkisar antara Rp13.000 hingga Rp15.000 per kilogram, daging sapi dijual sekitar Rp130.000 per kilogram, sementara cabai mencapai Rp120.000 per kilogram. Harga daging ayam berada di angka Rp50.000 per kilogram.

Ada sedikit kenaikan dari harga sebelumnya, seperti daging ayam yang naik dari Rp45.000 menjadi Rp50.000 per kilogram. Demikian pula harga daging sapi yang naik dari Rp125.000 menjadi Rp130.000 per kilogram. Meskipun ada kenaikan, pemerintah berupaya menjaga agar tidak melampaui batas toleransi.

Wakil Bupati HM Nursiah berharap para pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan yang dapat memberatkan masyarakat. Terlebih, momentum Ramadan dan menjelang Idul Fitri biasanya diiringi dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Pedagang kami minta tidak menaikkan harga terlalu tinggi. Begitu juga dari produsen maupun distributor agar tetap menjaga stabilitas harga di pasaran,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, lanjutnya, terus melakukan pemantauan perkembangan harga bahan pokok di berbagai pasar tradisional. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat selama bulan Ramadan hingga Lebaran.

Selain itu, pemerintah juga memastikan ketersediaan bahan pokok di Lombok Tengah dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. “Kami pastikan stok bahan pokok aman. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah terus memantau agar harga tetap stabil,” katanya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi