Virus Corona Hingga Pemilu AS Pengaruhi Ekonomi Indonesia Tahun Ini

Senin, 17 Februari 2020 16:13 Reporter : Merdeka
Virus Corona Hingga Pemilu AS Pengaruhi Ekonomi Indonesia Tahun Ini Sri Mulyani. ©Instagram Sri Mulyani

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia dan dunia dipengaruhi oleh berbagai ketidakpastian. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Indonesia Economic and Investment Outlook 2020, di Gedung Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Senin (17/2).

Ketidakpastian itu meliputi kebijakan moneter Amerika Serikat, deadlock perundingan perdagangan Amerika Serikat dengan Tiongkok setelah tahap I berhasil dan pemilu Amerika Serikat. Selain itu juga ada potensi resesi Eurozone dan kebangkitan populisme politik di Eropa.

Kemudian, Krisis politik Hongkong, reformasi struktural perekonomian Tiongkok yang tidak mulus, serta wabah corona virus berpotensi mengganggu perekonomian global. "Di Asia, kita memiliki Hongkong, China, dan Virus Korona, yang akan cukup signifikan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Penampilan di China adalah pertumbuhan terbesar di dunia," ujarnya.

Begitupun dikawasan Timur Tengah, terjadinya perang antara Suriah dan Yaman, konflik regional Saudi dengan Iran dan Israel. Lalu ada krisis politik Irak, konflik Israel dan Palestina, hingga yang terbaru konflik antara Amerika dengan Iran.

1 dari 1 halaman

Perang Dagang Jepang-Korea

Selanjutnya, potensi perang dagang antara Jepang dan Korea, yang menyebabkan melemahnya pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Timur, dan gangguan stabilitas keamanan akibat konflik dengan Korea Utara.

Semua hal itu tentunya mempengaruhi ketidakpastian pertumbuhan ekonomi Indonesia, maupun dunia. Kini Indonesia sedang mencoba untuk menciptakan dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi sembari meningkatkan pencapaian pembangunan.

Kendati begitu, sudah banyak pencapaian dilakukan dalam pembangunan manusia. Di antaranya pengangguran mengalami penurunan dan rasio gini yang merupakan indikator yang baik untuk mempertahankan indeks modal manusia juga menurun.

"Tapi kami tidak puas, makanya kita sama-sama bekerja lagi," jelasnya.

Sumber: Liputan6

Reporter: Tira Santia [did]

Baca juga:
Tangkal Dampak Virus Corona, Insentif Penerbangan Disetujui Sri Mulyani
Pencairan Rp9,8 T Dana BOS Tahap I Langsung ke Rekening 136.579 Sekolah Dipercepat
Pemerintah Target Sertifikasi 275.000 Hektare Lahan Milik Negara Selesai 2022
Sri Mulyani: Industri Kendal dan Brebes Bisa Jadi Contoh Tujuan Investasi
Riset: Kinerja 10 Menteri Kabinet Indonesia Maju di 100 Hari Paling Memuaskan
Sri Mulyani Sebut Elektronifikasi Transaksi Daerah Permudah Pengawasan
Rp866 T Dana Tahun ini ke Daerah, Elektronifikasi Transaksi Vital Cegah Korupsi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini