Unilever Raup Laba Bersih Rp3 Triliun di Kuartal II-2021

Kamis, 22 Juli 2021 18:30 Reporter : Idris Rusadi Putra
Unilever Raup Laba Bersih Rp3 Triliun di Kuartal II-2021 Unilever. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Unilever Indonesia Tbk, (Unilever) mencatat penjualan bersih sebesar Rp20,2 triliun dan laba bersih sebesar Rp3 triliun di kuartal II-2021 (tidak diaudit). Pertumbuhan laba ditopang kontribusi positif dari kategori produk makanan.

Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk, Ira Noviarti mengatakan, pihaknya memilih untuk fokus pada masa depan dan mengatasi berbagai tantangan. Pihaknya memiliki strategi yang menyeimbangkan keberlangsungan bisnis jangka pendek dan jangka panjang.

"Pertumbuhan pasar FMCG belum sepenuhnya pulih karena pandemi Covid-19 menyebabkan konsumen masih berhati-hati dalam memilih pola konsumsi di beberapa kategori dasar. Berbagai tantangan tersebut tentunya mempengaruhi tingkat pertumbuhan dari Perseroan. Kondisi ini masih ditambah dengan kenaikan harga komoditas yang mulai mempengaruhi biaya produk," jelas Ira dikutip di Jakarta, Kamis (22/7).

Ira mengatakan bahwa strategi jangka pendek dan jangka panjang memiliki esensi yang sama karena perubahan pasar yang sangat dinamis. "Keduanya sama penting dan kami manifestasikan menjadi lima strategi prioritas," katanya.

Strategi tersebut yaitu mendorong pertumbuhan pasar melalui stimulasi konsumsi konsumen, memperluas dan memperkaya portfolio ke value dan premium segment, memperkuat kepemimpinan dalam inovasi dan future channel, penerapan E-Everything di semua lini termasuk penjualan, operasional, dan penggunaan data. Serta yang terakhir yaitu menjadi yang terdepan dalam penerapan bisnis yang berkelanjutan.

Unilever sendiri masih secara meyakinkan memimpin pada 12 kategori industri FMCG, hal ini menunjukan resiliensi perusahaan yang telah 87 tahun beroperasi di Indonesia dalam menjawab berbagai aspirasi konsumen secara cepat. Dalam waktu dekat, Unilever menjanjikan adanya peluncuran produk premium untuk kategori bayi melalui merek Dove dan produk untuk pasta gigi sensitif sebagai jawaban atas kebutuhan keluarga Indonesia berdasarkan riset selama lebih dari 10 tahun bersama pakar-pakar kesehatan kelas dunia.

"Meski paruh pertama 2021 masih penuh tantangan, kami optimis dengan strategi perseroan untuk menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan secara jangka panjang. Kami juga percaya, bersama kita akan melewati masa sulit ini dan perekonomian Indonesia akan kembali bangkit," tambah Ira.

Baca Selanjutnya: Sinyal Positif Ekonomi...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Unilever
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini