Tuntut revisi Permenhub 108, ribuan pengemudi taksi online se-Jatim turun jalan

Rabu, 14 Februari 2018 16:45 Reporter : Moch. Andriansyah
Demo taksi online di Jawa Timur. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ribuan pengemudi taksi online di Jawa Timur menggelar unjuk rasa di kantor Gubernur Jawa Timur, untuk menuntut revisi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 108 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.

Demo ini diikuti oleh puluhan paguyuban atau komunitas driver online yang ada di Kota Surabaya, Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Sidoarjo, Pasuruan, Mojokerto, Jombang, Malang, Jember, dan beberapa kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Dalam orasinya, para demonstran ini menyebut pemerintah telah bersikap tidak adil kepada para pengemudi taksi online. "Sepertinya ada diskriminasi. Kami disuruh uji KIR, tetapi angkutan lain yang jauh lebih tua tidak diwajibkan," keluh Situmorang, salah satu peserta aksi.

Perwakilan pengemudi taksi online di Surabaya, Daniel Lukas Rorong mengatakan, mengatakan aksi yang dilakukan pihaknya ini adalah aksi damai menuntut pemerintah pusat segera mencabut Permenhub 108 tahun 2017.

"Karena dari pembuatan ini (Permenhub) sudah salah tujuan dan sasaran. Kami bukan dalam kategori transportasi publik seperti yang disebut dalam Permen itu," tegas Daniel.

Diketahui, aksi yang diikuti sekitar 2.000 sopir on-line ini dipusatkan di dua titik, yaitu di gedung DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura dan kantor Gubernuran, Jalan Pahlawan. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini