Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tren Kerja WFA, Siapkan 4 Keterampilan Ini Agar Tetap Produktif

Tren Kerja WFA, Siapkan 4 Keterampilan Ini Agar Tetap Produktif Ilustrasi kerja di rumah. ©abcnews.go.com

Merdeka.com - Sejak pandemi Covid-19 melanda seluruh negara pada tahun 2020, masyarakat dituntut untuk terus beradaptasi dengan situasi yang terus berubah, salah satunya dunia kerja.

Pada awal pandemi, masyarakat diminta untuk kerja dari rumah atau work from home. Kemudian, dengan kondisi yang perlahan membaik, beberapa perusahaan memperbolehkan pekerjanya untuk bekerja di kantor, dengan protokol kesehatan untuk memastikan lingkungan kerja yang tetap aman.

Salah satu upaya dalam protokol kesehatan ini adalah dengan membatasi jumlah pekerja yang datang ke gedung kantor sehingga sejumlah pekerja masih bekerja dari rumah mereka. Situasi ini melahirkan istilah baru yang kini semakin populer digunakan, yaitu hybrid working.

Secara umum, hybrid working adalah sistem kerja yang memperbolehkan pekerja untuk melakukan segala kebutuhan mereka dari kantor maupun dari rumah. Tidak lagi dibatasi oleh work from office ataupun work from home, hybrid working berarti work from anywhere (WFA).

Konsep seperti ini memberikan fleksibilitas yang lebih banyak untuk semua pihak yang terlibat sehingga tidak heran kalau hybrid working menjadi populer dan menjadi sistem kerja yang diminati kebanyakan perusahaan.

Survey dari Ernst & Young yang dirilis Juli lalu menyatakan bahwa 53% berpendapat bahwa lingkungan kerja yang lebih fleksibel justru meningkatkan produktivitas dan 85% pekerja Indonesia menginginkan jam serta tempat kerja yang lebih fleksibel dalam kondisi post-pandemic ini.

Untuk berhasil bekerja dalam lingkungan hybrid, keterampilan kerja yang kamu butuhkan harus mencakup keterampilan kerja di rumah dan di kantor. Berikut 5 hal yang harus disiapkan untuk bekerja secara WFA, dikutip JobStreet.

1. Organisasi Diri serta Disiplin Diri

Memulai kebiasaan yang harus dilakukan, membuat jadwal dan to-do list, atau bahkan daftar capaian yang ingin Anda raih adalah langkah yang bagus. Ini akan membantu Anda untuk lebih mudah memprioritaskan hal yang dapat meningkatkan produktivitas kerja serta membuat diri sendiri lebih terbiasa untuk mengikuti rutinitas atau sejumlah aturan yang perlu diikuti.

Mematuhi aturan diri sendiri akan melatih Anda untuk mematuhi aturan lain, seperti aturan dari tempat Anda bekerja. Dengan mengaplikasikan organisasi dan disiplin pada diri sendiri terlebih dahulu, akan lebih mudah untuk mengaplikasikannya kepada sistem dan tim kerjamu.

Sebagai anggota tim, Anda secara tidak langsung mendorong rekan kerjamu untuk ikut membiasakan mengatur diri mereka sendiri, tentunya ini juga akan memberikan hasil yang sama jika Anda adalah pemimpin tim.

2. Suportif dan Tegas

Kedua sifat ini saling mendukung satu sama lain ketika diaplikasikan. Saat bekerja dari jarak jauh, dukungan adalah hal yang penting untuk diberikan ke semua orang. Tanyakan kabar dan tawarkan bantuan pada teman kerja jika jadwalmu kosong atau berikan pujian atas pekerjaan baik yang dilakukan mereka.

Bersikap tegas dan percaya diri juga sangat penting. Ini berarti Anda dapat menyampaikan pikiran secara jelas kepada semua orang, contohnya saat rapat. Jangan segan untuk memberikan saran atau pendapat atas apa yang orang lain katakan.

Jika ada pekerjaan yang bukan tugasmu, maka bersikap tegas untuk menolak hal ini juga penting agar Anda tidak mudah burnout. Menjaga batasan ini akan memudahkan meraih work-life balance.

3. Menjaga Komunikasi dengan Baik

Komunikasi adalah hal yang paling penting dalam budaya hybrid working. Dengan tempat kerja yang terpisah-pisah dan tidak tetap, hal yang menyatukan semuanya adalah jalur komunikasi yang baik.

Di sini lah kemahiran teknologi berperan banyak, ini juga salah satu dari berbagai hard skill yang dibutuhkan dalam dunia kerja.

Pelajari dan kuasai penggunaan tools yang dapat membantu kegiatan bekerja seperti Google Workspace, Zoom Meeting, Notion, dan sebagainya. Pastikan semua hal yang diperlukan dapat diakses dengan mudah agar tidak ada yang tertinggal informasi sekecil apapun itu.

4. Bersikap Positif dalam Menangani Konflik

Bekerja jarak jauh kadang menyulitkan kita untuk melihat dan peka akan kondisi rekan kerja, terutama karena kita hanya dapat melihat mereka melalui kotak kecil dalam ruang virtual. Ini dapat menjadi masalah jika kondisi kerja mulai memanas karena satu atau dua orang kesulitan dalam menjalankan pekerjaan mereka.

Untuk menangani jika hal ini terjadi, hal perlu kamu lakukan adalah bersikap positif dan selalu hadirkan pola pikir terbuka dalam lingkungan kerja. Saat Anda merasa tim mengalami kesulitan atau kemunduran, tawarkan untuk berdiskusi dan saling bertukar pikiran untuk menyelesaikan konflik tanpa menyalahkan satu sama lain.

Jadilah orang yang berinisiatif untuk mencari solusi bersama-sama. Pastikan juga Anda dapat menghargai solusi yang ditawarkan rekan kerjamu agar permasalahan dapat diselesaikan dengan kepala dingin.

5. Membangun Kepercayaan dalam Bekerja

Membangun kepercayaan dalam bekerja membutuhkan proses dan banyak usaha. Namun, hubungan berupa kepercayaan mutual antara rekan kerja maupun atasan adalah kuncinya. Hal ini dapat dibangun dengan mencoba mengenali rekan kerja di luar waktu bekerja.

Kegiatan seperti menanyakan kabar, mengajak makan bersama, atau bahkan sekedar mengobrol tentang hal kecil secara virtual dapat mempererat hubungan kita dengan orang lain. Kegiatan yang membangun kepercayaan juga biasanya diadakan oleh perusahaan seperti membuat jadwal mengobrol virtual atau mendedikasikan satu hari untuk bertemu langsung dengan mengikuti protokol kesehatan pada awal dan/atau akhir periode bekerja untuk mendirikan hubungan kerja yang lebih berkesan.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Keterampilan ini Jadi Penting Bagi Karyawan, Kalau Tidak Bisa Perusahaan Enggan Merekrut
Keterampilan ini Jadi Penting Bagi Karyawan, Kalau Tidak Bisa Perusahaan Enggan Merekrut

Perkembangan zaman menuntut perusahaan harus cepat beradaptasi, termasuk para karyawannya.

Baca Selengkapnya
Kebiasaan Menunda Membuat Jam Kerja Tidak Pernah Cukup? Temukan Solusi Permanennya di Sini!
Kebiasaan Menunda Membuat Jam Kerja Tidak Pernah Cukup? Temukan Solusi Permanennya di Sini!

Berikut terdapat 7 tips ampuh yang dapat membantu kamu menghilangkan kebiasaan menunda-nunda pekerjaan.

Baca Selengkapnya
Sering Ngerasa Susah Fokus yang Bikin Kerjaan Nggak Kelar-kelar? Begini Trik Mengatasinya
Sering Ngerasa Susah Fokus yang Bikin Kerjaan Nggak Kelar-kelar? Begini Trik Mengatasinya

Jangan sampai mengganggu performa saat bekerja, ini cara meningkatkan fokus yang bisa dicoba.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Tips Ampuh Biar Lolos Wawancara Kerja
Tips Ampuh Biar Lolos Wawancara Kerja

Beberapa pelamar kerja seringkali mengabaikan beberapa hal penting saat wawancara.

Baca Selengkapnya
Viral Wanita Bagikan Perjuangan Hidup Sebelum dan Sesudah Bekerja di Malaysia, Kini Nasibnya Berubah
Viral Wanita Bagikan Perjuangan Hidup Sebelum dan Sesudah Bekerja di Malaysia, Kini Nasibnya Berubah

Wanita ini membagikan perbandingan nasibnya sebelum dan sesudah kerja di Malaysia.

Baca Selengkapnya
Lima Rahasia Sukses Pengusaha Bangun Bisnis Hingga Akhirnya Hidup Kaya Raya
Lima Rahasia Sukses Pengusaha Bangun Bisnis Hingga Akhirnya Hidup Kaya Raya

Aktivitas produktif membuat pengusaha selalu tetap jadi terdepan secara kesiapan dan meningkatkan potensi sukses.

Baca Selengkapnya
Penyebab Selesma dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai, Kenali Cara Mencegahnya
Penyebab Selesma dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai, Kenali Cara Mencegahnya

Selesma adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas, seperti hidung dan tenggorokan.

Baca Selengkapnya
7 Tips Mengatasi Prokrastinasi Kebiasaan Menunda Pekerjaan, Ketahui Penyebabnya
7 Tips Mengatasi Prokrastinasi Kebiasaan Menunda Pekerjaan, Ketahui Penyebabnya

Prokrastinasi adalah perilaku yang dapat berdampak negatif apabila tidak segera diatasi.

Baca Selengkapnya
Kecanggihan Teknologi dan Kondisi Pasca-Pandemi Butuh Perubahan Gaya Kepemimpinan, Seperti Apa?
Kecanggihan Teknologi dan Kondisi Pasca-Pandemi Butuh Perubahan Gaya Kepemimpinan, Seperti Apa?

Pertama yaitu Performance, seberapa pemimpin mampu membawa performa bisnis terbaik.

Baca Selengkapnya