Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tol Layang Jakarta-Cikampek Masih Harus Disempurnakan

Tol Layang Jakarta-Cikampek Masih Harus Disempurnakan Tol Layang Jakarta-Cikampek. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated atau Tol Layang Jakarta-Cikampek sepanjang 36,4 kilometer (Km) telah diresmikan dan sudah beroperasi sejak 20 Desember 2019 lalu. Sayangnya, jalan tol ini mendapat berbagai komentar, salah satunya mengenai konstruksi.

Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno menilai secara konstruksi kondisi jalan Tol Layang Jakarta-Bandung ini sudah layak digunakan. Namun, tol ini masih perlu penyempurnaan dan perapian. Apalagi, jika dioperasikan untuk komersial harus memperhatikan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan.

"Perlu penyempurnaan dan perapian sepanjang ruas tol tersebut," kata Djoko kepada merdeka.com di Jakarta, Senin (23/12).

Difungsikannya tol ini menjelang Natal, Tahun Baru, dan saat musim hujan memberikan keuntungan bagi pengelola jalan tol. Pertama, dapat mempelajari perilaku pengguna tol. Kedua, dapat memeriksa kondisi saluran air yang sudah terpasang, apakah saat hujan, dapat menampung dan menyalurkan air hingga ke arah yang sudah dipasang dan tidak terjadi kebocoran atau sumbatan sepanjang saluran itu.

Dia mengatakan, proses penyempurnaan dan perapian akan memakan waktu sekitar 1-2 bulan. Hal ini penting, mengingat sepanjang perjalanan tidak ada on off ramp dan rest area.

Jalur untuk penyelamatan emergency juga harus dibangun, berupa tangga turun di delapan lokasi yang dekat dengan lokasi putar balik atau U Turn. Selain itu, harus juga dilengkapi dengan empat lokasi parking bay, masing-masing lokasi akan dibangun sepanjang 60 meter.

"Kira-kira dapat menampung sekitar 10-15 kendaraan parkir dalam kondisi darurat," sambung Djoko.

Perlu Kehati-hatian Pengguna Tol

hatian pengguna tolRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Selain koreksi untuk pengelola jalan tol, Djoko mengingatkan pengguna tol harus sangat berhati-hati. Ada delapan hal yang harus diperhatikan ketika melewati Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek.

Pertama, tol ini untuk perjalanan jarak jauh untuk ke arah cikampek, yakni Karawang Timur, Bandung dan Cikampek dan ke arah Jakarta adalah JORR, Pondok Gede dan Cawang. Kedua, akses masuk dan keluar jalan tol hanya di Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat.

Ketiga, hanya dibolehkan kendaraan kecil golongan 1, yaitu non bus, non truk dengan tinggi maksimum 2,1 meter. Padahal tol ini dirancang untuk semua jenis kendaraan termasuk bus dan truk. Hanya saja yang dikhawatirkan sebenarnya adalah truk kapasitas lebih (over dimension) dan muatan lebih (over load) dapat mengurangi umur rencana jalan tol ini.

Keempat, batas kecepatan kendaraan antara 60-80 kilometer per jam. Kelima, tempat istirahat dan pelayanan (TIP) atau rest area terdekat adalah Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah di Km 50 dan Km 57 untuk arah Cikampek dan di Km 06 untuk arah Cawang.

Ke enam, ada cara untuk mengantisipasi jika dalam kondisi darurat, yaitu disediakan 8 lokasi emergency U Turn atau putar balik berlawanan arah. Ketujuh, saldo E Toll dan bahan bakar minyak BBM cukup untuk melakukan perjalanan ini.

Terakhir, pengemudi harus memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, ini yang harus diperhatikan.

Catatan

tol layang jakarta-cikampek masih harus disempurnakanRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Djoko memberikan catatan bahwa tol layang ini menjadi ajang pembelajaran bagi semua. Utamanya bagi regulator dan operator dalam hal untuk memberikan rasa selamat, aman dan nyaman bagi penggunanya.

Selain itu, persiapan waktu untuk dioperasikan secara komersial harus benar-benar dimatangkan. Keselamatan di jalan menjadi perhatian semua pihak. Terlebih angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya tidak pernah menurun secara berarti.

"Jangan sampai demi memenuhi dan menyenangkan pimpinan mengorbankan aspek keselamatan," pesan Djoko.

Terakhir, dia berharap penambahan kapasitas dan panjang jalan ini tidak akan menambah angka kecelakaan lalu lintas. Pilihan perjalanan tidak hanya dengan jalan tol, masih tersedia KA dan transportasi umum yang lainnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP