Terungkap! Bulog Sumut Fokus Salurkan Bantuan Pangan Bulog ke Pulau Tello Nias Selatan, Sempat Terkendala Kapal Rusak

Perum Bulog Sumut memfokuskan penyaluran Bantuan Pangan Bulog di Pulau Tello, Nias Selatan, meski sempat terkendala. Simak bagaimana Bulog mengatasi tantangan ini!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Terungkap! Bulog Sumut Fokus Salurkan Bantuan Pangan Bulog ke Pulau Tello Nias Selatan, Sempat Terkendala Kapal Rusak
Perum Bulog Sumut memfokuskan penyaluran Bantuan Pangan Bulog di Pulau Tello, Nias Selatan, meski sempat terkendala. Simak bagaimana Bulog mengatasi tantangan ini! (Merdeka.com)

Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) saat ini memfokuskan upaya penyaluran bantuan beras cadangan pangan pemerintah di wilayah terpencil, tepatnya di Pulau Tello, Kabupaten Nias Selatan. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan seluruh keluarga penerima manfaat mendapatkan haknya secara merata dan tepat waktu.

Fokus penyaluran bantuan pangan Bulog ini mencakup tujuh kecamatan di Pulau Tello, sebuah wilayah yang secara geografis memiliki tantangan tersendiri dalam hal aksesibilitas. Bantuan ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Meskipun menghadapi kendala logistik yang signifikan, Bulog Sumut tetap berkomitmen penuh untuk menuntaskan penyaluran ini. Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil berbagai langkah antisipatif demi kelancaran distribusi bantuan pangan tersebut.

Tantangan Distribusi Bantuan Pangan Bulog di Pulau Tello

Penyaluran bantuan pangan Bulog ke Pulau Tello sempat menghadapi rintangan yang cukup berarti. Budi Cahyanto mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama adalah kerusakan kapal penyeberangan yang menjadi jalur vital distribusi logistik ke pulau tersebut. Perbaikan kapal memerlukan waktu, sehingga berpotensi menghambat proses pengiriman beras.

Untuk mengatasi hambatan ini, Perum Bulog Sumut tidak tinggal diam dan segera mencari solusi alternatif. Pihaknya berkoordinasi langsung dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) untuk meminta bantuan. Dukungan dari TNI AL menjadi kunci dalam memastikan beras bantuan pangan dapat segera sampai ke Pulau Tello.

Berkat kerja sama yang solid ini, sebagian besar beras bantuan pangan telah berhasil dikirimkan ke lokasi. Saat ini, proses selanjutnya adalah penyerahan kepada keluarga penerima manfaat di masing-masing kecamatan. Penyerahan ini akan dilakukan oleh pemerintah setempat, memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke tangan yang berhak.

Optimisme Bulog Sumut dalam Penuntasan Penyaluran

Secara keseluruhan, penyaluran bantuan pangan di wilayah Sumatera Utara telah mencapai progres yang sangat baik. Budi Cahyanto menjelaskan bahwa hanya tersisa tiga persen dari total 832.772 keluarga penerima manfaat di Sumut yang belum menerima bantuan, dan sebagian besar dari sisa tersebut berada di wilayah Nias Selatan.

Bulog Sumut sangat optimistis bahwa penyaluran bantuan pangan ini akan tuntas tepat waktu pada bulan Agustus ini. Namun, jika ada kendala yang tidak terduga, pihaknya telah mempersiapkan opsi perpanjangan waktu. Perpanjangan dapat diajukan hingga pertengahan September, khusus untuk sisa bantuan pangan di Pulau Tello.

Keberhasilan penyaluran juga sangat bergantung pada sinergi dengan pemerintah daerah. Budi Cahyanto menekankan pentingnya kerja sama dengan pemerintah desa atau kelurahan. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan seluruh proses distribusi bantuan pangan Bulog dapat berjalan efisien dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Komitmen Nasional dalam Program Bantuan Pangan Bulog

Perum Bulog secara nasional telah menegaskan kesiapannya dalam menyalurkan bantuan pangan beras kepada jutaan penerima di seluruh Indonesia. Total 18,27 juta penerima bantuan pangan (PBP) menjadi target utama program ini, menunjukkan skala besar komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, M Suyamto, menjelaskan bahwa penyaluran ini dilakukan setelah terbitnya penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Penugasan tersebut tertuang dalam Surat Nomor 170/TS.03.03/K/7/2025, yang mengatur perihal Penugasan Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk periode bulan Juni dan Juli tahun 2025.

Program bantuan pangan ini merupakan upaya berkelanjutan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dan memastikan ketersediaan pangan yang merata. Bulog sebagai garda terdepan dalam distribusi pangan, terus berupaya mengatasi berbagai tantangan logistik demi tercapainya tujuan tersebut, termasuk di daerah-daerah terpencil seperti Pulau Tello.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi