Terkuak alasan Danil asal Maratua panjat tiang bendera saat upacara 17 Agustus
Merdeka.com - Danil Danuri Tumanduk, pelajar asal Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur menerima beasiswa dari Kementerian Perdagangan. Beasiswa tersebut diberikan sebagai apresiasi karena aksinya memanjat tiang bendera setinggi 17 meter untuk mengambil tali yang terputus saat upacara memperingati HUT ke-73 RI.
Beasiswa yang diberikan berupa beasiswa penuh hingga tamat SMA serta kesempatan mengenyam pendidikan di Akademi Metrologi dan Instrumentasi (Akmet) merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kementerian Perdagangan.
Ketika ditanya, Pelajar 15 tahun ini mengaku berani melakukan aksi itu lantaran tidak mau membiarkan upacara bendera terhambat karena putusnya tali.
"Alasannya, waktu putus tali bendera, saya tidak merasa enak pada Pak Menteri. Saya meminta izin untuk memanjat tiang bendera itu," jawab Danil singkat saat ditemui di usai menerima beasiswa di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (24/8).
Terkait beasiswa yang dia terima Danil mengaku senang dan bangga. Pelajar SMAN 9 Berau ini berharap, beasiswa tersebut dapat menghantarkannya untuk meraih cita-cita, menjadi seorang PNS.
"Saya merasa senang dan bangga. Cita-citanya ingin menjadi astronot kayaknya ndak mungkin tercapai. Kedua menjadi pegawai negeri sipil," kata dia.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Kementerian Perdagangan, Karyanto Suprih mengatakan cita-cita Danil tersebut dapat tercapai. Sebab tamatan Akademi Metrologi biasanya langsung diterima sebagai PNS di Kementerian perdagangan.
"Itu (Akademi Metrologi) kan di bawah Kementerian Perdagangan," kata Karyanto.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya