Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Telkom akui kegagalan satelit buatan Rusia

Telkom akui kegagalan satelit buatan Rusia Roket Briz-M. spaceflight101.com

Merdeka.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengakui gagalnya Satelit Telkom-3 mengorbit dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan.

"Kami sudah mendapat informasi tentang kegagalan peluncuran satelit Telkom-3. kita sedang intens berkoordinasi dengan pihak ISS-Reshetnev," ungkap Head Of Corporate Communication and Affair (HCCA) Telkom, Slamet Riyadi kepada merdeka.com, Selasa (7/8).

Slamet belum memberikan keterangan lebih detail terkait kegagalan satelit tersebut. Alasannya, pihaknya masih harus menunggu konfirmasi resmi dari pihak ISS-Reshetnev sebagai pihak yang membangun satelit Telkom-3.

"Karena pihak ISS-Reshetnev yang paling punya otoiritas dan kompetensi untuk jelaskan kendala dan masalahnya," katanya.

Dia mengakui ada dampak yang harus ditanggung atas kegagalan meluncurnya satelit Telkom-3. Namun, pihaknya belum dapat menyebutkan dampak dan langkah yang akan diambil.

"Tentunya ada dampaknya. saat ini kita fokus ke bagaimana masalah kegagalan ini bisa didapat penjelasan. Setelah itu baru kita bahas langkah selanjutnya," jelasnya.

Slamet juga menyebutkan sejumlah direksi Telkom turut menyaksikan peluncuran satelit tersebut. Di antaranya Chief of the Mission satelit Telkom-3 Rizkan Chandra dan Direktur Network and Solution Telkom.

Sebelumnya, satelit Telkom-3 milik perusahaan telekomunikasi Indonesia, PT Telkom Tbk, gagal mengorbit saat diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan, Senin waktu setempat. Situs www.nasaspaceflight.com melaporkan, kegagalan satelit mengorbit lantaran bagian atas roket Briz-M gagal melepaskan diri.

Satelit Telkom-3 seharga USD 200 juta atau setara Rp 1,8 triliun dibuat oleh perusahaan asal Rusia, ISS-Reshetnev. Kelengkapan komunikasinya dibikin oleh pabrik Thales Aleniaspace. Niatnya, satelit itu bakal digunakan buat menambah kapasitas transponder untuk mengembangkan bisnis telekomunikasi di tanah air.

Ini adalah pertama kalinya Indonesia membeli satelit dari Rusia. Satelit sebelumnya, Telkom-2, diluncurkan tujuh tahun lalu menggunakan roket Ariane 5. (mdk/oer)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP