Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tambah Anggota Keluarga di BPJS Kesehatan Bisa Lewat Ponsel, Ini Cara dan Syaratnya

Tambah Anggota Keluarga di BPJS Kesehatan Bisa Lewat Ponsel, Ini Cara dan Syaratnya

Tambah Anggota Keluarga di BPJS Kesehatan Bisa Lewat Ponsel, Ini Cara dan Syaratnya

Langkah ini sebagai upaya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang masuk program JKN.

Tambah Anggota Keluarga di BPJS Kesehatan Bisa Lewat Ponsel, Ini Cara dan Syaratnya

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong, Pupung Purnama, menyebutkan bahwa penambahan anggota keluarga di dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bisa dilakukan melalui layanan daring atau online.


Langkah ini sebagai upaya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang masuk program JKN.

"Selain mendatangi kantor BPJS Kesehatan setempat, setiap peserta dapat memanfaatkan fitur pada kanal-kanal layanan daring JKN yang bisa diakses dari manapun dan kapan pun sesuai waktu dan kebutuhan peserta," katanya di Sorong, Senin.


Layanan daring ini untuk memudahkan penambahan anggota keluarga di dalam program JKN dan sekaligus memastikan seluruh keluarga terjamin dalam Program JKN.

Tambah Anggota Keluarga di BPJS Kesehatan Bisa Lewat Ponsel, Ini Cara dan Syaratnya

"Hadirnya layanan daring diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi peserta JKN," ujarnya.

Dia mengatakan layanan penambahan anggota keluarga secara daring ini untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi peserta dalam mengelola data kepesertaan JKN.


"Prosesnya sangat sederhana, karena peserta hanya perlu mengakses dan mengisi formulir elektronik yang disediakan pada portal resmi BPJS Kesehatan atau melalui kanal aplikasi mobile," katanya.

Aplikasi yang dimaksud seperti Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (Pandawa) di nomor 08118165165, serta situs resmi BPJS Kesehatan.


Dengan adanya fitur ini, peserta tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk pergi ke kantor cabang dan mengurus berkas-berkas fisik. Hanya dengan beberapa klik, penambahan anggota keluarga bisa dilakukan dengan cepat dan efisien.

"Ini tentunya akan semakin memudahkan para peserta, terutama bagi mereka yang memiliki jadwal yang padat ataupun yang tinggal di daerah terpencil,” ungkap Pupung.


Persyaratan yang dibutuhkan dalam proses penambahan anggota keluarga secara daring sangat mudah. Peserta hanya perlu memiliki akun yang terdaftar di portal resmi BPJS Kesehatan.

Tambah Anggota Keluarga di BPJS Kesehatan Bisa Lewat Ponsel, Ini Cara dan Syaratnya

Selanjutnya peserta hanya perlu mempersiapkan informasi yang diperlukan mengenai anggota keluarga yang akan ditambahkan, seperti nomor Kartu Keluarga (KK) dan nomor identitas (KTP) serta berkas pendukung lainnya.

Setelah memenuhi kelengkapan berkas, peserta akan menerima konfirmasi melalui email atau pesan teks mengenai status permohonan mereka.


“Dengan syarat yang mudah dipenuhi ini, peserta dapat segera memperbaharui data kepesertaannya tanpa harus menghadapi kendala administrasi yang rumit, kapan dan dimana saja," kata Pupung.

137 Anggota KPPS di Surabaya Jatuh Sakit, 2 Meninggal Dunia
137 Anggota KPPS di Surabaya Jatuh Sakit, 2 Meninggal Dunia

137 Anggota KPPS di Surabaya Jatuh Sakit, 2 Meninggal Dunia

Baca Selengkapnya
Terungkap, Ini Alasan Gaji Anggota KPPS 2024 Naik Hingga Rp650.000
Terungkap, Ini Alasan Gaji Anggota KPPS 2024 Naik Hingga Rp650.000

Namun yang menjadi sorotan yaitu besaran gaji KPPS yang akan bertugas nanti. Di mana gaji petugas KPPS 2024 naik cukup tinggi.

Baca Selengkapnya
Bukan Hanya Kendaraan, Petugas Juga Bakal Tes Kesehatan Sopir Jelang Mudik
Bukan Hanya Kendaraan, Petugas Juga Bakal Tes Kesehatan Sopir Jelang Mudik

Tes kesehatan akan dilakukan kepada para sopir khususnya angkutan umum

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Anggota KPPS di Tangsel Meninggal Setelah Sakit Seusai Kawal TPS
Anggota KPPS di Tangsel Meninggal Setelah Sakit Seusai Kawal TPS

Seorang anggota KPPS di Tangerang Selatan, Pedrik (37) meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Baca Selengkapnya
Kapolri Minta Anggota Jaga TPS Perhatikan Kesehatan KPPS
Kapolri Minta Anggota Jaga TPS Perhatikan Kesehatan KPPS

Perintah itu guna mencegah terulangnya tragedi kelam saat Pemilu 2019.

Baca Selengkapnya
15 Persen Anggota KPPS Berusia Lebih dari 55 Tahun
15 Persen Anggota KPPS Berusia Lebih dari 55 Tahun

PSC 119 merupakan layanan cepat tanggap darurat untuk masyarakat, termasuk anggota KPPS.

Baca Selengkapnya
Anggota TNI Penganiaya Anak Pejabat di Purwokerto Tetap Diproses, Empat Saksi Diperiksa
Anggota TNI Penganiaya Anak Pejabat di Purwokerto Tetap Diproses, Empat Saksi Diperiksa

Anggota TNI di Purwokerto Aniaya Anak Pejabat Pangkalpinang Tetap Diproses, Empat Saksi Diperiksa

Baca Selengkapnya
18,8 Juta Keluarga Bakal Terima BLT Mitigasi Risiko Pangan Senilai Rp600.000, Ini Bocoran Waktu Pencairannya
18,8 Juta Keluarga Bakal Terima BLT Mitigasi Risiko Pangan Senilai Rp600.000, Ini Bocoran Waktu Pencairannya

Penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000 per keluarga dan diberikan secara bertahap selama tiga bulan.

Baca Selengkapnya
Kelelahan hingga Pingsan dan Dilarikan ke Rumah Sakit, Anggota KPPS di Garut Meninggal
Kelelahan hingga Pingsan dan Dilarikan ke Rumah Sakit, Anggota KPPS di Garut Meninggal

Seorang lagi anggota Kelompok Petugas Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia, Sabtu (17/2).

Baca Selengkapnya