Tahukah Anda, Investasi Mulai Rp1 Juta? Livin by Mandiri Kini Hadirkan Fitur Beli SBN Sekunder!

Livin by Mandiri kembali berinovasi dengan meluncurkan fitur pembelian SBN Sekunder, memungkinkan nasabah berinvestasi mulai Rp1 juta. Ingin tahu lebih lanjut tentang kemudahan akses investasi ini?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda, Investasi Mulai Rp1 Juta? Livin by Mandiri Kini Hadirkan Fitur Beli SBN Sekunder!
Livin by Mandiri kembali berinovasi dengan meluncurkan fitur pembelian SBN Sekunder, memungkinkan nasabah berinvestasi mulai Rp1 juta. Ingin tahu lebih lanjut tentang kemudahan akses investasi ini? (Merdeka.com)

Bank Mandiri secara resmi meluncurkan fitur terbaru di aplikasi Livin’ by Mandiri. Fitur ini memungkinkan nasabah untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN) Sekunder. Peluncuran ini dilakukan pada tanggal 13 September, menandai langkah strategis dalam dunia investasi digital.

Inovasi ini bertujuan untuk memberikan akses investasi yang lebih mudah, aman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Dengan adanya fitur ini, investasi SBN Sekunder kini dapat dijangkau oleh lebih banyak investor. Ini juga sejalan dengan komitmen Bank Mandiri untuk terus berinovasi.

Nasabah kini dapat memulai investasi SBN Sekunder dengan modal yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp1 juta. Fitur ini diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di tanah air. Kemudahan ini menjadi daya tarik utama bagi investor pemula maupun berpengalaman.

Kemudahan Akses dan Pemantauan Investasi SBN Sekunder

Fitur pembelian SBN Sekunder di Livin’ by Mandiri dirancang untuk memberikan fleksibilitas tinggi kepada nasabah. Pengguna dapat dengan mudah membandingkan berbagai seri SBN yang tersedia di pasar sekunder. Informasi historis harga dan imbal hasil juga disajikan secara transparan.

SVP Treasury Bank Mandiri, Aries Syamsul Arifien, menjelaskan pentingnya langkah ini. "Penambahan produk SBN Sekunder merupakan langkah strategis kami untuk menghadirkan akses investasi yang semakin mudah, aman dan inklusif bagi masyarakat," ujarnya di Jakarta. Pernyataan ini menegaskan visi Bank Mandiri dalam memperluas jangkauan investasi.

Selain kemudahan transaksi, seluruh instrumen investasi nasabah dapat dipantau secara komprehensif. Melalui Livin’ Investasi, portofolio nasabah yang mencakup Reksa Dana, Saham, SBN Primer, hingga SBN Sekunder, tersaji dalam satu tampilan terintegrasi. Ini memudahkan pengambilan keputusan investasi yang tepat.

Tampilan portofolio terintegrasi ini sangat membantu nasabah dalam memahami kondisi keuangan mereka. Dengan data yang lengkap dan mudah diakses, nasabah dapat menyesuaikan strategi investasi sesuai profil risiko dan tujuan finansial. Pembaruan aplikasi Livin’ by Mandiri ke versi 3.1.0 diperlukan untuk menikmati layanan ini.

Potensi Pertumbuhan dan Kontribusi pada Pembangunan Nasional

Bank Mandiri optimistis bahwa SBN Sekunder akan menjadi pilihan investasi favorit bagi banyak investor. Baik investor pemula maupun yang sudah berpengalaman, diharapkan dapat memanfaatkan fitur ini. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pasar modal.

Pihak bank berharap inisiatif ini tidak hanya mendorong masyarakat untuk berinvestasi. Lebih jauh, ini juga bertujuan untuk berkontribusi pada pembiayaan pembangunan nasional. Investasi dalam SBN secara langsung mendukung proyek-proyek pemerintah.

Aries Syamsul Arifien menambahkan, "Hal ini juga sejalan dengan komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi yang mendorong literasi dan inklusi investasi." Komitmen ini menunjukkan peran Bank Mandiri dalam edukasi dan pemberdayaan finansial masyarakat.

Sejak diluncurkan pada tahun 2022, Livin’ Investasi telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Hingga Juli 2025, total nilai transaksi SBN Primer di platform ini mencapai Rp13,4 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dampak Basis Pengguna Livin’ by Mandiri

Basis pengguna Livin’ by Mandiri yang sangat besar menjadi faktor pendukung utama potensi pertumbuhan SBN Sekunder. Saat ini, aplikasi tersebut memiliki 33,6 juta pengguna aktif. Jumlah ini merupakan pasar potensial yang luas untuk produk investasi baru ini.

Dengan jangkauan yang masif, diharapkan fitur SBN Sekunder dapat diakses oleh jutaan nasabah. Ini akan mempercepat adopsi investasi SBN di kalangan masyarakat luas. Potensi pertumbuhan produk ini diperkirakan akan semakin kuat ke depannya.

Peningkatan aksesibilitas investasi melalui platform digital seperti Livin’ by Mandiri adalah kunci. Ini akan membantu dalam mencapai target inklusi keuangan nasional. Bank Mandiri terus berupaya menyediakan solusi finansial yang relevan dan inovatif.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi