Survei: 30 persen karyawan tak masalah bergaji kecil asal bisa jalan-jalan

Jumat, 25 Agustus 2017 06:00 Reporter : Saugy Riyandi
Survei: 30 persen karyawan tak masalah bergaji kecil asal bisa jalan-jalan Ilustrasi wisatawan. ©Shutterstock.com/Dudarev Mikhail

Merdeka.com - Perjalanan bisnis menjadi keuntungan kerja yang dihargai karyawan saat ini. Hal ini dibuktikan lewat survei, sebanyak 30 persen karyawan dunia generasi milenia saat ini lebih memilih mendapatkan gaji rendah tetapi bisa jalan-jalan.

Dalam survei booking.com, para karyawan memilih perjalanan bisnis. Sebab, para karyawan cenderung menemukan pengalaman yang berharga secara pribadi maupun profesional. Dengan begitu, karyawan akan lebih bahagia dan produktif dalam pekerjaan, sehingga perusahaan dan pergawai akan sama-sama untung.

"Terlebih lagi, bleisure atau perjalanan bisnis juga bisa menjadi kunci untuk mempertahankan pekerja milenial yang sering dianggap tidak tetap dan kurang loyal secara profesional," tulis dalam kutipan survei, Kamis (24/8).

Para anak muda di generasi milenial lebih suka mengambil kesemapatan perjalanan bisnis sambil bisa jalan-jalan. Alasannya, mereka memiliki uang terbatas untuk liburan dan belum berkeluarga.

Hal ini dibuktikan survei tersebut, hampir setengah dari wisatawan bisnis atau 49 persen memperpanjang perjalanan bisnis mereka ke kota yang berbeda dalam 12 bulan terakhir.

Kemudian, 48 persen karyawan berusia 18 sampai 34 tahun pernah melakukan perjalanan bisnis sambil jalan-jalan. Sedangkan wisatawan bisnis berusia 35 sampai 54 tahun, hanya 33 persen yang pernah melakukan hal tersebut, dan usia 55 keatas hanya 23 persen.

Nampaknya, banyak perusahaan belum sepenuhnya menyadari potensi perjalanan bisnis untuk para karyawannya. Ada dua alasan utama pebisnis tidak memanfaatkan kesempatan untuk perjalanan bisnis yaitu karena mereka tidak punya cukup waktu, atau bahwa kebijakan perusahaan yang tidak mengizinkan.

Untuk menciptakan bleisure bagi kedua belah pihak, bisnis perlu membangun kebijakan transparan yang dapat memungkinkan karyawan untuk memanfaatkan perjalanan bisnis mereka semaksimal mungkin. Jadi, untuk menciptakan tenaga kerja yang lebih produktif," tulis survei tersebut.

[sau]

Topik berita Terkait:
  1. Ekonomi Indonesia
  2. Survei
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini