Sri Mulyani Semringah Inflasi 2018 Lebih Rendah Dari Target APBN 2018

Rabu, 2 Januari 2019 20:28 Reporter : Dwi Aditya Putra
Sri Mulyani Semringah Inflasi 2018 Lebih Rendah Dari Target APBN 2018 Sri Mulyani. REUTERS/Issei Kato

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,62 persen pada Desember 2018. Sedangkan inflasi tahunan (year on year) sepanjang 2018 tercatat sebesar 3,13 persen.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengaku senang atas capaian inflasi 2018 sebesar 3,13 persen. Sebab, angka ini terbilang lebih rendah dari target yang patok pemerintah sebesar 3,5 persen plus minus satu.

"Tadi pagi BPS menyampaikan inflasi Desember 2018, sehingga realisasi inflasi sepanjang tahun 2018 tetap terjaga di 3,13 persen. Ini lebih rendah dari perkiraan awal yang di atas 3,2 persen yang disampaikan di berbagai kesempatan," kata Sri Mulyani saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Rabu (2/1).

Meski inflasi 2018 terjaga di 3,13 persen, Sri Mulyani tetap mewaspadai berbagai indikator perekonomian global yang sewaktu-waktu dapat mengganggu tren positif inflasi di 2019. Dengan begitu, keberlanjutan pemerintah dalam mengendalikan inflasi akan terus ditingkatkan.

"Kita tetap harus mewaspadai berbagai indikator dari lingkungan perekonomian global yang masih tidak pasti. Ketidakpastian moneter di AS, perang dagang AS-China, dan ini menyebabkan dinamika yang kita lihat di 2018," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memprediksi inflasi hingga akhir tahun mencapai 3,2 persen. Angka ini masih dalam range target tahunan pemerintah dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar 3,5 plus minus 1 persen.

"Inflasi kita akhir tahun ini perkiraan kita 3,2 persen," ujar Presiden Jokowi di Ritz Carlton, Jakarta, Senin (3/12). [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini