Sri Mulyani Sebut Investasi Asing Tak Masuk ke Indonesia Jika BUMN Mendominasi

Kamis, 1 Agustus 2019 17:26 Reporter : Anggun P. Situmorang
Sri Mulyani Sebut Investasi Asing Tak Masuk ke Indonesia Jika BUMN Mendominasi Sri Mulyani. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa investasi tidak akan masuk ke dalam negeri apabila Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terlalu mendominasi bisnis di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam diskusi perekonomian Indonesia dengan tema Resilience amid Increasing Global Uncertainty.

Dia mengatakan, keberadaan investasi asing secara langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas. Sebab, investasi asing akan membuat produktivitas lebih cepat melaju melalui teknologi dan inovasi.

"Karena jika kita ingin meningkatkan produktivitas melalui teknologi dan inovasi peran investasi khususnya Foreign Direct Investment (FDI) sangat penting. FDI dan investasi tidak akan datang jika negara mendominasi," ujar Sri Mulyani di Kantornya, Jakarta, Kamis (1/8).

Sri Mulyani melanjutkan, untuk membuat investasi di Indonesia menarik maka porsi pengelolaan harus diseimbangkan. "Jadi bagi kami ini adalah penting untuk terus mengkalibrasi peran swasta dan BUMN untuk menciptakan persaingan yang sehat," jelasnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, Presiden Jokowi sendiri menginginkan BUMN dapat bersaing namun tidak menutup peran investasi asing. Keberadaan investor asing juga menandakan Indonesia merupakan negara yang terbuka untuk investasi.

"Secara general kan kita lihat untuk bisa menarik investment climate, kita perlu untuk menciptakan suatu lingkungan yang open dan competitive dan yang selama ini ingin dilakukan bapak presiden," tandas Sri Mulyani. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini