Siapapun Presidennya, Harga BBM Diprediksi Tetap Naik di 2019

Kamis, 6 Desember 2018 15:09 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Siapapun Presidennya, Harga BBM Diprediksi Tetap Naik di 2019 harga bbm. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Harga BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi diprediksi akan naik di tahun 2019. Pilihan tersebut tidak dapat dihindari karena harga minyak mentah dunia yang terus meninggi.

Ekonom Bank Danamon, Wisnu Wardana menyebutkan, siapapun presidennya, harga BBM di tahun depan dipastikan akan naik. Seperti diketahui, di tahun depan akan ada pemilihan presiden

"BBM di 2019 akan dinaikkan, tapi kalau nanya kapan dinaikkannya, tergantung hasil pemilu," kata Wisnu dalam paparan proyeksi ekonomi 2019 di Menara Danamon, Jakarta, Kamis (6/12).

Dia memprediksi, jika petahana menang maka harga BBM dipastikan akan langsung dinaikkan saat pengumuman kemenangan tersebut sudah dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kemudian, jika pihak lawan yang menang maka kemungkinan harga BBM akan naik sedikit lambat sebab menunggu pelantikan dulu. "Kalau yang menang yang sekarang, harus nunggu diumumin menang. Kalau yang menang yang lain, nunggu dulu ya, Oktober paling," ujarnya.

Asumsi kenaikan harga BBM bersubsidi sebesar RP 500 per liter dan akan turut menyumbang porsi cukup besar kepada inflasi.

"Akan memberikan tambahan inflasi sejumlah 0,7 persen," tutupnya. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Harga BBM
  2. Pertamina
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini