Saham ISSP mengalami kelebihan penawaran 2 kali

Kelebihan penawaran tersebut diminta investor institusi asing sebanyak 80 persen dan 20 persen investor domestik.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Saham ISSP mengalami kelebihan penawaran 2 kali
Penutupan Bursa. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) yang hari ini, Jumat (22/2), melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) ternyata banyak menyerap investor asing. Bahkan, saham ISSP sampai mengalami kelebihan penawaran (oversubscribe) hampir dua kali.

"Saham (ISSP) ini alami kelebihan permintaan 2 kali," ujar President Director Andalan Artha Advisindo (AAA) Sekuritas, Andri Rukminto di Gedung BEI, Jakarta Jumat (22/2).

Andri mengatakan kelebihan penawaran tersebut banyak diminta oleh investor institusi asing sebanyak 80 persen, dan sisanya sebanyak 20 persen diserap oleh investor domestik. "Dan yang banyak menyerap adalah investor asing ketimbang domestik," kata dia.

Seperti diketahui, saham ISSP hari ini resmi listing di BEI dengan melepas 2,9 miliar lembar saham atau 40,36 persen sahamnya ke publik. Total keseluruhan saham perusahaan sebanyak 7,1 miliar lembar disetor setelah IPO.

Harga yang ditetapkan untuk saham ISSP sebesar Rp 295 per saham. Dari hasil penawaran awal (bookbuilding) dengan nominal Rp 100 per saham, dana yang diperoleh dari IPO senilai Rp 855,5 miliar. Dana tersebut seluruhnya akan digunakan untuk belanja modal sebesar 42,94 persen, pelunasan kredit modal kerja sebesar 12,06 persen dan sisanya untuk peningkatan modal kerja.

Rekomendasi