Rudiantara Hingga Susi Dikabarkan Masuk BUMN, Istana Singgung Kinerja Baik

Selasa, 26 November 2019 18:39 Reporter : Supriatin
Rudiantara Hingga Susi Dikabarkan Masuk BUMN, Istana Singgung Kinerja Baik Menteri Susi Pudjiastuti. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Sejumlah nama eks menteri Kabinet Kerja dikabarkan bakal menduduki jabatan komisaris maupun jajaran direksi di BUMN. Mereka adalah Susi Pudjiastuti, Rudiantara dan Ignasius Jonan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan mereka memiliki kinerja baik selama berada dalam Kabinet Kerja.

"Dari sisi profesionalitas beliau sudah dikenali kinerjanya," kata Moeldoko di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (26/11).

Meski demikian, Moeldoko enggan berkomentar lebih jauh soal tugas apa yang akan diembankan kepada 3 mantan menteri Kabinet Kerja itu.

"Ini berkaitan dengan kebijakan yang otoritasnya berada di Presiden atau berada di kementerian yang bersangkutan," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Sinyal dari Pramono Anung

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung seolah memberi sinyal mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Mudah-mudahan segera dilantik, yang jelas saya sudah tanda tangan," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung dikutip dari Antara, Senin (25/11).

Pramono menyampaikan hal tersebut saat ditanya wartawan mengenai hasil Tim Penilai Akhir (TPA) untuk Rudiantara.

"Mudah-mudahan segera dilantik, ini banyak perubahanlah di BUMN," tambah Pramono.

Rudiantara adalah Menkominfo periode 2014-2019. Sebelum menjadi Menkominfo, Rudiantara pernah menjadi Wakil Dirut PT PLN pada 2008-2009 lalu.

Selama di PLN, dia terlibat dalam pencarian pendanaan perusahaan terutama pinjaman untuk proyek pembangkit listrik 10 ribu megawatt. Setelahnya, ia mengundurkan diri.

"(TPA) sudah selesai. Bolanya di Menteri BUMN," tambah Pramono.

Pramono mengakui bahwa Presiden Joko Widodo sedang berkonsentrasi untuk memperbaiki kondisi perekonomian.

"Salah satu yang ingin segera diselesaikan adalah BUMN karena di BUMN ini banyak BUMN besar yang memang perlu segera dilakukan pembenahan di antaranya yang sekarang sudah dilakukan Pertamina. Sebentar lagi PLN, kemudian Inalum, kemudian perbankan Mandiri, BTN dan beberapa bank lain," ungkap Pramono. [idr]

Baca juga:
Pulang dari Korea, Erick Thohir Akan Bahas Mahalnya Harga Avtur Dalam Negeri
Kementerian BUMN Pantau Audit Keuangan Jiwasraya Tiap Minggu
Tugas Berat Menanti Dirut PLN Baru
Anak Buah Menko Luhut Harap Ahok dan Budi Gunadi Wujudkan Kemandirian Energi
Pekan Depan, Kementerian BUMN akan Umumkan Deputi Baru
Tak Lagi di Kabinet, Para Mantan Menteri Jokowi Ini Dikabarkan Bakal Jadi Bos BUMN

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini