Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ridwan Kamil: Amazon Investasi Rp40 Triliun di Indonesia

Ridwan Kamil: Amazon Investasi Rp40 Triliun di Indonesia Ridwan Kamil. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut bahwa Amazon akan investasi di Indonesia dengan nilai mencapai Rp40 triliun.

Perusahaan teknologi milik orang terkaya di dunia Jeff Bezos ini akan membangun data center di Indonesia untuk mendukung bisnis komputasi awan atau cloud computing.

"Dengan senang hati saya melaporkan kepada Anda, Amazon, salah satu perusahaan digital terbesar di dunia telah menginvestasikan sekitar Rp30 triliun hingga Rp40 triliun," ujarnya dalam event West Java Investment Summit (WJIS), Senin (16/11).

"Jadi saya sangat bangga Jabar jadi backbone data center yang tidak hanya akan beroperasi di Indonesia, tapi bisa menjadi digital company di ASEAN," sambung pria yang akrab disapa Kang Emil.

Diketahui, Amazon sendiri sudah menyiapkan dana USD 2,5 miliar untuk membangun tiga data center di Indonesia. Rencananya data center akan dibuka pada akhir 2021.

Jawa Barat Tujuan Investasi Nomor Satu

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi di Indonesia sampai dengan September 2020 mencapai Rp611,6 triliun dari total target Rp817,2 triliun.

Kepala BKPM menyebutkan, dari total tersebut investasi di Jawa dan luar Jawa selisihnya sangat tipis. Yakni untuk Pulau Jawa senilai Rp307,5 triliun atau 50,3 persen, sedangkan untuk Luar Pulau Jawa senilai Rp304,1 triliun atau 49,7 persen.

"Posisi realisasi Rp611,6 triliun tersebut antara Jawa dan luar Jawa bedanya tipis sekali, hanya 0,3 persen," kata Bahlil dalam West Java Investment Summit 2020, Senin (16/11).

Dari posisi tersebut, provinsi Jawa Barat menjadi daerah nomor satu sebagai tujuan investasi, baik oleh PMDN maupun PMA.

"Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintahan daerah provinsi Jawa Barat karena realisasi investasi dari Rp611,67 tersebut baik PMDN maupun PMA, Jawa Barat keluar menjadi provinsi nomor satu," kata Bahlil.

Adapun total investasi yang dicatatkan provinsi Jawa Barat sampai dengan September 2020 yakni sekitar Rp86,3 triliun. "Dan selama 3 tahun terakhir ini Jawa Barat selalu menjadi menjadi daerah tujuan investasi baik PMA maupun PMDN," tutup Bahlil.

Reporter: Pipit Ika Ramdhani

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP