RI Ditawari Jadi Anggota Tetap Organisasi Penerbangan Sipil Internasional

Rabu, 18 Mei 2022 23:17 Reporter : Siti Nur Azzura
RI Ditawari Jadi Anggota Tetap Organisasi Penerbangan Sipil Internasional Menhub Budi Bertemu dengan ICAO dan Boeing. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan Presiden International Civil Aviation Organization (ICAO) Salvatore Sciacchitano dan CEO Boeing Michael A. Arthur. Pertemuan ini dalam rangkaian kegiatan Changi Aviation Summit 2022 di Singapura.

Budi menyampaikan, Indonesia mendapat tawaran dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional atau ICAO untuk menjadi anggota tetap dewan ICAO.

"Saya merasa bangga mendapat tawaran menjadi anggota tetap ICAO. Ini merupakan kejutan, karena tidak direncanakan sebelumnya. Menurut saya ini adalah pengakuan bahwa kemajuan sektor penerbangan kita diakui dunia internasional," kata Budi di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (18/5).

Budi mengungkapkan, Indonesia terus berkomitmen memajukan industri penerbangan nasional baik dari aspek keselamatan, keamanan dan pelayanan. Menurutnya, tawaran ini merupakan hal yang membanggakan, mengingat ICAO adalah organisasi yang sangat konservatif atau hati-hati terhadap aspek-aspek tersebut.

"Menurut saya ICAO melihat adanya kemajuan itu. Bayangkan ada ratusan ribu penerbangan nasional yang kita layani. Itu tidak sederhana tetapi kita mampu mengontrol itu," ujarnya.

Selain itu, tawaran ini tentunya menjadi hal yang menggembirakan juga bagi seluruh stakeholder penerbangan baik operator bandara, maskapai penerbangan, regulator, dan unsur terkait lainnya.

Dia menjelaskan, tawaran ini akan ditindaklanjuti melalui proses ratifikasi oleh ICAO untuk meminta masukan kepada negara-negara anggota dewan ICAO. "Kita tunggu hasil ratifikasinya. Mudah-mudahan ini dapat membawa kabar baik bagi kemajuan industri penerbangan nasional maupun secara regional di kawasan Asia Tenggara," katanya.

Indonesia pernah menjadi anggota Dewan ICAO Kategori III dari tahun 1962 sampai dengan tahun 2001. Kategori III merupakan perwakilan negara-negara yang memiliki wilayah geografis yang luas.

2 dari 2 halaman

Pertemuan dengan CEO Boeing

Dirinya bersama Presiden ICAO juga membahas rencana penyelenggaraan pertemuan tingkat tinggi sektor penerbangan di Indonesia, yang akan menjadi rangkaian kegiatan Presidensi Indonesia di KTT G20. "Kita akan mengkampanyekan kebangkitan industri penerbangan nasional dan juga dunia dengan mengundang para pelaku industri penerbangan di berbagai negara," jelasnya.

Sementara itu, saat bertemu dengan CEO Boeing Michael A. Arthur, Menhub mengungkapkan potensi kebutuhan pesawat di Indonesia untuk melayani penerbangan domestik yang jumlah pergerakannya kian meningkat pada tahun ini, khususnya pada saat masa mudik tahun ini.

"Untuk itu saya minta pihak Boeing untuk berkomunikasi dengan sejumlah maskapai nasional terkait dengan upaya pemenuhan kebutuhan pesawat tersebut," kata Budi.

Pemenuhan kebutuhan pesawat terutama ditujukan untuk rute-rute daerah yang kecil yang selama ini mengalami kendala tidak adanya penerbangan. "Kita ingin ke depannya tidak ada lagi daerah-daerah yang tidak dilayani penerbangan," katanya.

Pertemuan dengan CEO Boeing dimanfaatkan Menhub untuk memberikan informasi bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan upaya-upaya untuk membangkitkan kembali industri penerbangan baik nasional maupun global yang terdampak Pandemi Covid-19.

Selain itu, Menhub juga membahas tentang peluang kerja sama penyediaan alat simulator penerbangan untuk melengkapi fasilitas di sekolah vokasi penerbangan yang dikelola Kemenhub. [azz]

Baca juga:
Merpati Air Masuk Daftar BUMN Akan Dibubarkan, Bagaimana Nasib Pesangon Karyawan?
Menhub Budi Optimistis Industri Penerbangan Segera Pulih, ini Indikatornya
Garuda Indonesia Kembali Ajukan Penundaan Pembayaran Utang 30 Hari, ini Alasannya
Pilot Pesawat Makassar-DIY ini Tertangkap Kamera Sholat saat Terbang, Banjir Pujian
Hari Ini, Pergerakan di Bandara Soekarno Hatta Capai Rekor Tertinggi Sejak Pandemi
Puncak Arus Balik Lebaran, Garuda Indonesia Group Proyeksi Angkut 51.000 Penumpang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini