RI Ajukan Proposal Pendanaan FIF Kembangkan Bioteknologi

Minggu, 13 November 2022 11:42 Reporter : Anisyah Al Faqir
RI Ajukan Proposal Pendanaan FIF Kembangkan Bioteknologi Menkes Budi Gunadi Sadikin. ©2022 Antara

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia akan mengajukan proposal pendanaan kepada Dana Perantara Keuangan atau Financial Intermediary Fund (FIF) atau Pandemic Fund untuk pengadaan yang berhubungan dengan bioteknologi.

"Kami akan submit (proposal pendanaan) yang berhubungan dengan bioteknologi," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers 2nd G20 Joint Finance and Health Minister Meeting di Hotel Mulia, Nusa Dua Bali, Bali, Sabtu (12/11) malam.

Budi menjelaskan selama ini banyak penyakit atau wabah yang terjadi berasal dari organisme hidup. Kemudian penemuan vaksin atau obat-obatan juga membutuhkan kajian lebih lanjut dengan bioteknologi.

Sehingga, sebagai negara yang bisa mengakses pendanaan ini, Indonesia akan mengajukan pendanaan untuk pengembangan bioteknologi di dalam negeri. "Wabah ini datang dari makhluk hidup, sehingga kita harus memahami biotechnology. Makanya bioteknologi ini akan menjadi investasi yang kami usulkan," kata Budi.

Sebagai informasi, salah satu hasil konkret pertemuan G20 Presidensi Indonesia telah melahirkan lembaga keuangan baru yang fungsinya sebagai dana talangan untuk menghadapi risiko pandemi selanjutnya.

Sebagai negara penggagas, Indonesia telah menyumbangkan dana sebesar USD 50 juta atau setara Rp 735 miliar sebagai modal awal terbentuknya lembaga ini. [azz]

Baca juga:
Para Pemimpin Dunia Ogah Berada di Dekat Vladimir Putin Saat KTT G20
Sinergi Injourney Group Cek Kesiapan Fasilitas & Layanan Dukung KTT G20 Indonesia
Indonesia Sumbang USD50 Juta Hadapi Gelombang Pandemi
Aktivis Lingkungan Desak Negara-Negara G20 Tangani Krisis Iklim
Dana FIF USD1,4 M Masih Kurang Hadapi Gelombang Pandemi Selanjutnya
Polri Antisipasi Serangan Siber di KTT G20

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini