Rekam Jejak Tokoh Ekonomi Pendukung Prabowo, ada Dahlan Iskan Hingga Sudirman Said

Jumat, 12 April 2019 17:14 Reporter : Siti Nur Azzura
Rekam Jejak Tokoh Ekonomi Pendukung Prabowo, ada Dahlan Iskan Hingga Sudirman Said prabowo. ©2018 liputan6.com

Merdeka.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memperkenalkan tokoh-tokoh yang akan membantunya di menjalani pemerintahan jika terpilih dalam Pilpres 2019 nanti. Beberapa nama yang disebutkan pun tidak asing di telinga masyarakat.

Di bidang ekonomi, Prabowo menggandeng tokoh-tokoh yang pernah menduduki jabatan kepemerintahan. Di antaranya Dahlan Iskan, Sudirman Said, Ferry Mursyidan Baldan, dan beberapa nama pengusaha hingga ekonom.

"Mereka inilah orang-orang yang akan membantu saya," ucap Prabowo di sela kampanye akbar Indonesia Menang bersama Prabowo-Sandi di Dyandra Convention Center, Surabaya, dikutip Antara, Jumat (12/4).

Dahlan Iskan merupakan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diangkat pada 17 Oktober 2011 menggantikan Mustafa Abubakar. Sebelumnya, Dahlan merupakan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) sejak 23 Desember 2009.

Selain itu, pria kelahiran Magetan, 17 Agustus 1951 ini juga pernah menjadi CEO surat kabar Jawa Pos dan Jawa Pos Group yang bermarkas di Surabaya. Posisinya tersebut kemudian digantikan oleh putranya, Azrul Ananda.

Sudirman Said merupakan mantan Menteri energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Kabinet Kerja yang menjabat sejak 27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016. Pada reshuffle kabinet kedua, posisinya pun digantikan oleh Archandra Tahar.

Sudirman dikenal sebagai tokoh antikorupsi, pekerja rehabilitasi kawasan bencana, eksekutif di industri minyak dan gas, serta direktur utama perusahaan senjata nasional. Pada Pemilihan umum Gubernur Jawa Tengah 2018, Sudirman Said mencalonkan diri sebagai gubernur yang berpasangan dengan Ida Fauziyah.

Dia juga pernah menjadi Staf Ahli Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Dia juga pernah menjadi Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia menggantikan Sony Soemarsono pada Maret 2013 di bawah pimpinan Direktur Utama Pertamina Ari Soemarno.

Kemudian menjadi Deputi Direktur Integrated Supply Chain (ISC) untuk mengatasi mafia impor BBM. Pada 20 Maret 2009 Sudirman tidak lagi menjabat menjadi Deputi Direktur ISC. Sudirman kemudian dipercaya sebagai koordinator Restrukturisasi Aset dan Anak Usaha Pertamina.

Pada Mei 2013 Sudirman Said diangkat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Petrosea mendampingi Eddy Junaedy yang diangkat menjadi Presiden Direktur. Dia juga pernah menjadi Direktur Utama PT Pindad (Persero) sebuah perusahaan negara bidang persenjataan, menggantikan posisi Tri Hardjojo yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Pindad. Sudirman mulai menjabat menjadi direktur utama perusahaan negara ini pada 4 Juni 2014 melalui Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-118/MBU/2014.

Sementara itu, Ferry Mursyidan Baldan adalah Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional yang menjabat dari 27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Sebelumnya dia adalah anggota Komisi II DPR RI untuk periode 2004-2009 sekaligus Ketua Pansus Rancangan Undang-Undang Pemilu.

Selain itu, ada beberapa nama pengusaha sepert iErwin Aksa, dan Drajad Wibowo yang merupakan ekonom INDEF dan mantan anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional periode 2004-2009. Mereka juga turut membantu Prabowo Subiantojika dipercaya rakyat menjadi pemimpin di negeri ini periode 2019-2024. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini