Desain dan keindahan perhiasan emas di Indonesia tak hanya menarik perhatian konsumen lokal, tetapi juga konsumen mancanegara.
Brandon, warga negara Amerika Serikat (AS), mengaku sedang menjalani kunjungan bisnis di Jakarta pada Rabu (30/9) dan akan melanjutkan liburan ke Bali. Dalam kunjungan pertamanya ke Indonesia ini, ia sengaja menyempatkan diri membeli kalung emas di Cikini Gold Center (CGC) usai terpengaruh konten di platform YouTube.
"Saya sering menonton video di YouTube tentang pembelian emas di Jakarta yang katanya harganya sangat bagus. Karena ini pengalaman pertama saya beli emas, setelah menontonnya saya bilang ke diri sendiri harus beli kalung emas di sini," ujar Brandon saat ditemui merdeka.com di Toko Mas Suki, Cikini.
Advertisement
Persepsi Brandon Terhadap Emas Indonesia
Brandon memilih sebuah kalung emas untuk dipakai sendiri. Keputusannya didorong oleh berbagai ulasan di YouTube yang menyebut harga emas perhiasan di Indonesia, khususnya Jakarta, sangat bersaing.
Brandon menyadari bahwa harga dasar bahan baku emas pada dasarnya berlaku global dan tetap mahal di mana pun. Namun, yang membedakan dan menjadi daya tarik utama perhiasan emas di Jakarta adalah ongkos pengerjaan (craftsmanship) serta marjin penjualan toko yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara asalnya, AS
"Harganya total tentu tetap mahal karena emas itu sendiri mahal. Tapi ongkos pembuatan dan marjin harganya tidak semahal di tempat saya. Jadi bagi saya, ini harga yang sangat bagus dengan pengerjaan yang indah," tutur Brandon.
Selain faktor harga, ia mengapresiasi kerapian serta estetika pengerjaan perhiasan emas di Jakarta yang dinilainya sangat berkualitas.
Advertisement
CGC Jadi Magnet Wisata Belanja
Fenomena kedatangan wisatawan asing seperti Brandon menegaskan posisi Cikini Gold Center (CGC) tak sekadar sebagai pusat perdagangan emas bagi warga lokal, melainkan juga destinasi wisata belanja (shopping tourism) alternatif di Jakarta.
Kemudahan transaksi, transparansi harga pasar, hingga keramahan pedagang menjadi nilai plus yang kerap diulas oleh wisatawan mancanegara.
"Orang-orang di sini sangat ramah dan menyenangkan, saya sangat menyukainya," tambah Brandon mengenai kesannya terhadap pelayanan dan suasana di Jakarta.
Langkah Brandon yang menyempatkan diri berburu emas sebelum bertolak menikmati liburan selama seminggu di Bali menjadi bukti bahwa perhiasan lokal Indonesia memiliki daya saing kuat di pasar internasional.