Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengumumkan pencapaian signifikan dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Sebanyak 15.845 unit KDMP telah tuntas pembangunannya secara menyeluruh, mencakup bangunan fisik, gudang, gerai, serta alat kelengkapan. Pengumuman ini disampaikan dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang berlangsung di Indonesia Arena GBK, Jakarta, Minggu (12/7).
Penyelesaian ribuan KDMP ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah memperkuat ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. Selain pembangunan fisik, aspek legalitas juga telah rampung dengan 83.000 badan hukum akta KDMP yang telah selesai diproses. Inisiatif ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam menghadirkan ekosistem koperasi yang solid dan berdaya saing.
Menkop Ferry Juliantono juga mengungkapkan bahwa masih ada 19.539 KDMP yang sedang dalam tahap pembangunan. Dari total target sekitar 35.000 unit, sebagian besar diharapkan dapat segera menyusul untuk beroperasi penuh, memperluas jangkauan manfaat koperasi bagi masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Penyelesaian Fisik dan Legalitas Koperasi Desa Merah Putih
Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) menunjukkan kemajuan pesat dengan 15.845 unit telah selesai 100 persen. Angka ini mencakup kelengkapan fisik seperti bangunan utama, gudang penyimpanan, gerai penjualan, hingga seluruh peralatan pendukung operasional. Kehadiran infrastruktur yang memadai ini diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat desa secara optimal.
Selain infrastruktur, legalitas KDMP juga menjadi fokus utama pemerintah. Tercatat, sebanyak 83.000 badan hukum akta dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah rampung. Ini memastikan setiap koperasi memiliki dasar hukum yang kuat untuk menjalankan kegiatan usahanya, memberikan kepastian dan kepercayaan bagi anggota serta mitra.
Menkop Ferry Juliantono menjelaskan bahwa proses pembangunan ini adalah bagian dari target besar pemerintah. Meskipun 15.845 unit telah selesai, masih ada 19.539 KDMP lain yang saat ini dalam proses pembangunan. Total keseluruhan KDMP yang ditargetkan mencapai sekitar 35.000 unit, menandakan skala program yang ambisius untuk pemerataan ekonomi.
Advertisement
Advertisement
Persiapan Operasional dan Pelatihan Manajer KDMP
Dengan rampungnya pembangunan fisik dan legalitas, tahap selanjutnya adalah persiapan operasional Koperasi Desa Merah Putih. Pemerintah tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia yang akan mengelola koperasi. Pelatihan dan pendidikan bagi Manajer KDMP menjadi prioritas untuk memastikan pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan.
Pelatihan manajer KDMP direncanakan selesai pada awal Agustus 2026. Setelah itu, para manajer ini akan segera ditempatkan di seluruh KDMP yang telah siap beroperasi. Pembekalan ini mencakup tata kelola koperasi, strategi pengelolaan usaha, serta aspek penting pelayanan kepada anggota dan masyarakat, bertujuan agar koperasi mampu beroperasi secara efektif dan efisien.
Menkop Ferry Juliantono berharap Presiden Prabowo Subianto dapat meresmikan operasional KDMP secara serentak. Rencana peresmian ini dijadwalkan pada Agustus 2026, menandai dimulainya era baru bagi ribuan koperasi di seluruh Indonesia. Peresmian ini akan menjadi momentum penting bagi program penguatan ekonomi desa yang diusung oleh Kabinet Merah Putih.
Advertisement
Advertisement
Target Ambisius Pemerintah dan Pengembangan SDM
Pemerintah menargetkan sebanyak 40.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dapat beroperasi hingga akhir tahun 2026. Target ini merupakan bagian integral dari strategi besar untuk memperkuat fondasi ekonomi di tingkat desa. Fokus tidak hanya pada kuantitas, tetapi juga pada kualitas dan keberlanjutan operasional setiap koperasi.
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Aspek pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi krusial agar KDMP mampu beroperasi secara profesional dan mandiri. Ini mencerminkan visi jangka panjang pemerintah untuk menciptakan koperasi yang berdaya saing tinggi.
Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah telah menyiapkan program pembekalan intensif bagi calon manajer koperasi. Pelatihan berlangsung dari tanggal 17 hingga 31 Juli 2026, membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam pengelolaan usaha dan pelayanan anggota. Inisiatif ini adalah langkah konkret untuk memastikan keberhasilan dan dampak positif KDMP bagi perekonomian nasional.
Advertisement
Sumber: AntaraNews