Kisah Sukses Pendiri Glumory, Dulu Sering Nongkrong Hingga Menginap di Warnet

Glumory adalah minuman kecantikan yang mengandung Gluthatione grade A, Marine Collagen yang dapat mengakibatkan kulit nampak lebih cerah, lembut, halus.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Kisah Sukses Pendiri Glumory, Dulu Sering Nongkrong Hingga Menginap di Warnet
Glumory adalah minuman kecantikan yang mengandung Gluthatione grade A, Marine Collagen yang dapat mengakibatkan kulit nampak lebih cerah, lembut, halus. (merdeka.com)

Bercita-cita menjadi pebisnis bukanlah impian Yasirli Amri, pendiri PT Harafa, produsen minuman kecantikan Glumory.

Tujuan Yasirli yaitu bagaimana menghasilkan uang dari internet, namun nasib membawanya menjadi pebisnis minuman yang cukup banyak peminatnya.

Awal Yasirli bersama sang istri, Fitri Rianty merintis usaha minuman kecantikan, ketika mereka pulang berlibur dari Thailand. Selama berlibur di sana, minuman kecantikan sedang menjadi tren.

Awal Yasirli bersama sang istri, Fitri Rianty merintis usaha minuman kecantikan, ketika mereka pulang berlibur dari Thailand. Selama berlibur di sana, minuman kecantikan sedang menjadi tren.
merdeka.com

Ketika sudah kembali ke Indonesia, sang istri, Fitri, terbesit ingin menciptakan minuman kecantikan juga dan diberi nama sebagai nama Glumory kepanjangan dari gluta lemon strawberry.


Alasan Fitri memilih minuman kecantikan dibanding produk lain adalah, minuman bisa berkhasiat ke seluruh tubuh bukan hanya di satu area saja seperti krim wajah. Selain itu, minuman juga merupakan produk yang praktis tidak seperti perawatan kulit lain yang harus dioles dan harus ditabur terlebih dahulu.
Dok. Istimewa
merdeka.com

Ketika ide Fitri untuk membuat minuman kecantikan sudah terbentuk, Fitri dan Yasirli mencari pabrik yang bisa memproduksi produk mereka. Hingga keduanya bertemu pemilik pabrik di Solo, Jawa Tengah.

Bisnis mulai berjalan, namun tantangan harus dihadapi Yasirli dan Fitri. Produk yang mereka akan jual, sulit terjual. Padahal, barang sudah diproduksi massal. Yasirli pun akhirnya turun tangan dengan fokus memasarkan Glumory.


Yasirli kemudian memasang iklan digital untuk produk glumory. Sontak, pesanannya langsung meningkat drastis. Dari awalnya sama sekali tidak ada pesanan, kini dalam satu hari mereka mendapatkan 1.000 pesanan.

Tantangan kembali muncul, ketika mendapatkan orderan 1.000 dalam sehari, Yasirli dan Fitri tidak mengantisipasi. Mereka berdua kewalahan, pun dengan pabrik yang kewalahan untuk memenuhi permintaan.


Namun demikian, keduanya tetap gigih untuk merintis bisnis tersebut. Tidur menjelang subuh menjadi rutinitas keduanya karena baru selesai mengemas pesanan dini hari.

Upaya mereka menuai hasil. Glumory cukup laris di pasaran.

Upaya mereka menuai hasil. Glumory cukup laris di pasaran.<br>
merdeka.com

Yasirli dan Fitri komitmen untuk menjaga kualitas produk mereka. Sebulan sekali, keduanya mengunjungi pabrik untuk mengecek kualitas.

Selain itu mereka juga rutin mengambil sampel kiriman dari pabrik untuk memastikan kualitas produk Glumory tetap terjaga.


Namun, sebelum mencapai di posisi tersebut, kehidupan Yasirli dan Fitri sangat memperhatikan. Yasirli pernah menjadi pengamen di perempatan jalan.

Ketika sudah menikah, dia berjualan kebutuhan sandang dan pangan sekaligus membuka rental PlayStation yang dimodali adik dan sang istri.

Namun saat itu Fitri harus menjalani operasi karena hamil di luar kandungan. Sehingga, semua aset usaha termasuk rental PlayStation harus dijual untuk membayar operasi.


Yasirli kembali mencari cara bagaimana menghasilkan uang melalui internet. Dia sering ke warung internet (Warnet) untuk belajar bagaimana mendapat uang dari internet.

Saat itu ya Yasirli sering menginap 3 hari berturut-turut di Warnet. Bahkan Fitri harus menjemput Yasirli yang tak kunjung pulang.

Kebiasaan Yasirli menghabiskan waktu di Warnet membuahkan hasil. Yasirli menguasai ilmu search engine optimization (SEO). Bahkan dia mendapat klien dari luar negeri.


Yasirli bahkan membuka kelas privat tentang SEO dan e-book 'Si Tukang Tidur' untuk membantu orang yang ingin belajar internet marketing. Dari modal kemampuan SEO inilah yang menjadi modal Yasirli mempromosikan Glumory.

Hingga sekarang, dia dan istri mengembangkan PT Hafara Indonesia yang merupakan produsen Glumory dan berencana untuk memiliki 240 karyawan.

Hingga sekarang, dia dan istri mengembangkan PT Hafara Indonesia yang merupakan produsen Glumory dan berencana untuk memiliki 240 karyawan.
merdeka.com
Rekomendasi