Pabrik Pakan Nabire Topang Ekonomi Petani dan Peternak, Kapolda Papua Tengah Beri Dukungan Penuh

Kehadiran Pabrik Pakan Nabire di Papua Tengah dinilai mampu menjadi penopang ekonomi vital bagi petani jagung dan peternak lokal, mendapat dukungan penuh dari Kapolda Papua Tengah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pabrik Pakan Nabire Topang Ekonomi Petani dan Peternak, Kapolda Papua Tengah Beri Dukungan Penuh
Kehadiran Pabrik Pakan Nabire di Papua Tengah dinilai mampu menjadi penopang ekonomi vital bagi petani jagung dan peternak lokal, mendapat dukungan penuh dari Kapolda Papua Tengah. (AntaraNews)

Kabupaten Nabire, Papua Tengah, kini memiliki penopang ekonomi baru yang menjanjikan bagi sektor pertanian dan peternakan. Sebuah pabrik pakan ternak lokal telah beroperasi dan menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberadaan pabrik ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih mandiri dan berkelanjutan di wilayah tersebut.

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, secara langsung meninjau pabrik pakan ternak milik CV Pudidi di Distrik Nabire Barat pada Minggu (17/5). Dalam kunjungannya, Kapolda Rontini menegaskan pentingnya dukungan terhadap fasilitas produksi ini. Ia menekankan bahwa pabrik tersebut sangat bermanfaat bagi peternak, petani, sekaligus membantu menyerap lapangan kerja masyarakat.

Dukungan dari pihak kepolisian ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Papua Tengah. Pabrik ini tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi lokal. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor-sektor fundamental.

Dampak Positif Pabrik Pakan Lokal bagi Ekonomi Nabire

Pabrik pakan ternak CV Pudidi di Nabire memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian lokal. Salah satu keunggulan utamanya adalah kemampuan menyerap bahan baku jagung langsung dari petani lokal. Jagung yang dihasilkan oleh petani di sejumlah wilayah seperti Lagari, Wanggar, SPA, dan SPC kini memiliki pasar yang pasti dan harga yang stabil.

Selain itu, harga pakan yang dihasilkan oleh pabrik ini juga lebih terjangkau dibandingkan produk dari luar Papua. Kualitas pakan yang diproduksi tidak kalah baik, memberikan keuntungan ganda bagi peternak. Hal ini membantu menekan biaya produksi peternak, sehingga dapat meningkatkan daya saing produk ternak lokal di pasaran.

Brigjen Pol Jermias Rontini menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar pabrik ini dapat dimanfaatkan secara optimal. “Tentu ini akan kita dukung. Kami akan berkomunikasi dengan instansi terkait agar pabrik ini bisa berkontribusi maksimal terhadap kebutuhan peternak dan juga petani jagung,” ujarnya. Dukungan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dan manfaat pabrik bagi lebih banyak masyarakat.

Potensi Produksi dan Tantangan Pengembangan

Pabrik pakan CV Pudidi saat ini memiliki kapasitas produksi yang cukup besar. Dengan dua mesin produksi, pabrik ini mampu menghasilkan sekitar 3 hingga 4 ton pakan per hari, atau mencapai 120 ton per bulan. Pakan yang diproduksi meliputi pakan untuk ayam, babi, dan sapi, menunjukkan diversifikasi produk yang baik.

Direktur CV Pudidi, Osea Petege, menjelaskan bahwa meskipun kapasitas mesin mencapai 120 ton per mesin per bulan, produksi aktual masih terbatas sekitar 2 hingga 3 ton per minggu. Keterbatasan ini disebabkan oleh permintaan yang belum tinggi, kemungkinan karena pabrik yang masih baru dan kurangnya sosialisasi. "Untuk saat ini permintaan masih terbatas, mungkin karena pabrik ini masih baru dan belum banyak sosialisasi. Kami berharap ke depan bisa memenuhi kebutuhan pakan ternak di Nabire,” kata Petege.

Harga pakan yang ditawarkan berkisar Rp450.000 hingga Rp480.000 per karung 50 kg, dengan kandungan protein sekitar 19-20 persen. Petege juga menekankan bahwa pakan produksi lokal ini lebih segar dibandingkan produk dari luar daerah. Keberadaan pabrik ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan peternak, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani jagung dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi