Pemerintah Kota Kupang mengapresiasi gelaran Peken Jasindo 2026 sebagai momentum penting bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Acara ini dinilai menjadi ruang strategis untuk mendorong UMKM agar dapat naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas. Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, menyampaikan hal ini dalam sambutannya.
Digelar di Taman Nostalgia, Peken Jasindo 2026 mengusung tema “Katong Baku Dukung, Katong Baku Sayang”, mencerminkan semangat kolaborasi. Lebih dari 1.000 UMKM berpartisipasi, mempromosikan beragam produk lokal. Ini mencakup tenunan, makanan, minuman, serta berbagai produk kreatif lainnya yang dihasilkan oleh masyarakat Kupang.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang promosi, tetapi juga wadah edukasi dan penguatan kapasitas bagi pelaku usaha. PT Asuransi Jasindo, sebagai penyelenggara, berkomitmen untuk mendukung perkembangan UMKM. Mereka berharap melalui Peken Jasindo, kualitas produk dan strategi pemasaran UMKM dapat terus meningkat.
Advertisement
Advertisement
Peken Jasindo Dorong Kualitas dan Daya Saing UMKM Lokal
Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis menegaskan bahwa Peken Jasindo menjadi panggung bagi produk lokal untuk bersinar. Melalui acara ini, ekonomi rakyat di Kota Kupang diharapkan semakin kuat dan berdaya saing. Kesempatan ini sangat berharga bagi para pelaku UMKM.
Kepala Cabang Jasindo Kupang, Jerry Samuel Simamora, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan ganda. Selain sebagai ajang promosi, Peken Jasindo juga berfungsi sebagai wadah edukasi. Ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal di berbagai sektor.
Jasindo berupaya mendorong UMKM agar berkembang pesat, baik dari sisi kualitas produk, pemasaran, maupun daya saing. Dengan demikian, UMKM diharapkan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Advertisement
Partisipasi lebih dari 1.000 UMKM menunjukkan antusiasme tinggi dari para pelaku usaha. Mereka memamerkan berbagai produk unggulan, mulai dari kerajinan tenun tradisional, aneka kuliner khas, hingga produk kreatif inovatif yang menarik perhatian pengunjung.
Advertisement
Dukungan Berkelanjutan Pemkot Kupang dan Jasindo
Pemerintah Kota Kupang telah lama menunjukkan komitmennya dalam mendukung UMKM. Sejak Juni 2025, Pemkot menyediakan lokasi khusus setiap Sabtu dan Minggu. Kegiatan ini dikenal dengan nama Sunday Market Buat Orang Kupang (Saboak).
Inisiatif Saboak telah membuahkan hasil yang signifikan. Omzet yang dihasilkan dari kegiatan ini mencapai miliaran rupiah. Informasi terakhir menunjukkan angka omzet sudah melampaui lima miliar rupiah. Ini menunjukkan potensi besar UMKM di Kupang.
PT Asuransi Jasindo tidak hanya berhenti pada penyelenggaraan acara. Mereka juga menyerahkan sejumlah bantuan fasilitas dan bantuan sosial. Bantuan ini mencakup sektor pendidikan, ekonomi kreatif, kesehatan, serta dukungan sarana bagi UMKM.
Advertisement
Bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Jasindo terhadap kemajuan masyarakat dan pelaku usaha. Diharapkan, fasilitas dan bantuan sosial ini dapat memberikan dampak positif. Ini akan membantu UMKM untuk terus tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
Advertisement
Harapan untuk Masa Depan UMKM Kupang
Serena Francis berharap Peken Jasindo dapat menjadi momentum penting. Para pelaku UMKM diharapkan dapat menunjukkan kualitas terbaik dari produk-produk mereka. Hal ini akan memperkuat posisi mereka di pasar.
Melalui acara seperti ini, UMKM di Kota Kupang memiliki kesempatan untuk berjejaring. Mereka bisa belajar dari pengalaman sesama pelaku usaha. Ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.
Penguatan kapasitas dan promosi yang berkelanjutan sangat vital. Ini akan memastikan UMKM dapat terus berinovasi. Mereka juga akan mampu beradaptasi dengan tren pasar yang terus berubah.
Advertisement
Dengan sinergi antara pemerintah, BUMN seperti Jasindo, dan masyarakat, UMKM Kupang optimis dapat mencapai level yang lebih tinggi. Ini akan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.
Sumber: AntaraNews