Perum Bulog Cabang Tulungagung mencatat peningkatan signifikan dalam serapan gabah setara beras di wilayah kerjanya. Capaian ini mencapai hampir 20 ribu ton hingga awal April 2026, menunjukkan peningkatan 100 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, mengungkapkan data ini di Tulungagung, Jawa Timur. Wilayah kerja Bulog tersebut meliputi Kabupaten Tulungagung, Kabupaten dan Kota Blitar, serta Kabupaten Trenggalek.
Dari total target serapan 64 ribu ton untuk tahun 2026, realisasi saat ini sudah mencapai sekitar 30 persen. Khusus di Kabupaten Tulungagung, serapan gabah setara beras telah mendekati 10 ribu ton.
Advertisement
Advertisement
Peningkatan Serapan dan Target Tahunan Bulog Tulungagung
Perum Bulog Cabang Tulungagung telah berhasil menyerap hampir 20 ribu ton gabah setara beras di empat wilayah kerjanya. Pencapaian ini merupakan hasil dari upaya maksimal dalam menyerap hasil panen petani, jauh melampaui serapan pada periode yang sama di tahun sebelumnya.
Yonas Haryadi Kurniawan menyatakan bahwa total serapan ini sudah mencapai sekitar 30 persen dari target keseluruhan tahun 2026. Target Bulog Tulungagung untuk tahun ini ditetapkan sebesar 64 ribu ton gabah setara beras, menunjukkan progres yang positif di awal masa panen.
Secara spesifik, Kabupaten Tulungagung menjadi kontributor terbesar dalam serapan ini. Wilayah tersebut menyumbang hampir 10 ribu ton gabah setara beras dari total serapan, mengindikasikan potensi besar dari daerah tersebut.
Advertisement
Advertisement
Faktor Pendorong Kenaikan Serapan Gabah dan Kualitas
Peningkatan drastis serapan gabah ini tidak lepas dari kondisi cuaca yang sangat mendukung proses panen. Hujan yang lebih sering turun pada malam hari memungkinkan petani untuk panen secara optimal di siang hari, membantu menjaga kualitas gabah yang dipanen.
Selain itu, jadwal panen petani yang lebih maju dibandingkan tahun sebelumnya turut berkontribusi pada lonjakan serapan gabah Bulog Tulungagung. Majunya jadwal panen memungkinkan Bulog untuk menyerap gabah lebih awal, kondisi ini juga berdampak positif pada kualitas gabah.
Kualitas gabah yang diserap Bulog tahun ini juga lebih baik, terutama dari sisi rendemen dan kadar air. Kadar air yang relatif rendah merupakan indikator penting untuk penyimpanan jangka panjang, memastikan gabah yang diserap memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
Advertisement
Advertisement
Optimisme dan Strategi Penambahan Kapasitas Penyimpanan
Bulog Tulungagung menunjukkan optimisme tinggi terhadap pencapaian target serapan gabah tahun ini. Mereka yakin dapat mencapai sekitar 70 persen dari total target pada masa panen raya, angka ini setara dengan sekitar 44 ribu ton gabah setara beras.
Untuk mengantisipasi lonjakan serapan yang diperkirakan akan terus terjadi, Bulog Tulungagung telah mengambil langkah proaktif. Mereka menambah kapasitas penyimpanan dengan menyewa gudang swasta dan memanfaatkan gudang mitra di beberapa daerah.
Yonas menjelaskan bahwa penambahan gudang ini sangat diperlukan karena kapasitas gudang utama Bulog tidak mencukupi. Kapasitas gudang yang ada tidak akan mampu menampung seluruh hasil serapan yang diproyeksikan, langkah ini penting untuk menjaga stabilitas pasokan pangan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews