KAI Sumut Catat Angkutan Barang 683 Ribu Ton Sepanjang 2025, Sektor Energi Jadi Penopang Utama

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara sukses mengangkut 683.956 ton barang sepanjang 2025. Capaian **Angkutan Barang KAI Sumut 2025** ini menunjukkan peran vital KAI dalam logistik daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KAI Sumut Catat Angkutan Barang 683 Ribu Ton Sepanjang 2025, Sektor Energi Jadi Penopang Utama
PT KAI Divre I Sumatera Utara mencatat angkutan barang mencapai 683.956 ton sepanjang 2025, dengan BBM sebagai pendorong utama. Simak detail capaian KAI Sumut angkut barang dan dampaknya pada logistik nasional. (AntaraNews)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) mencatatkan kinerja impresif sepanjang tahun 2025 dalam layanan angkutan barang. Total volume barang yang berhasil diangkut mencapai 683.956 ton, menunjukkan peran vital moda transportasi ini dalam mendukung perekonomian regional. Capaian ini menegaskan komitmen KAI dalam menyediakan solusi logistik yang efisien dan andal.

Berbagai komoditas unggulan menjadi tulang punggung dari total angkutan barang tersebut, meliputi Bahan Bakar Minyak (BBM), Crude Palm Oil (CPO), Lateks, Barang Hantaran Penumpang (BHP), serta peti kemas. Angkutan barang KAI Sumut 2025 ini tidak hanya mendukung rantai pasok industri, tetapi juga menjaga stabilitas pasokan energi di wilayah tersebut. Ini menjadi motor penggerak penting bagi pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.

Kinerja positif ini juga turut berperan dalam mempercepat pemulihan wilayah Sumatera Utara dan Aceh yang sebelumnya terdampak bencana banjir bandang. Distribusi logistik yang cepat dan masif melalui jalur kereta api terbukti sangat membantu. KAI Divre I Sumut terus berupaya memperkuat posisinya sebagai tulang punggung logistik di kawasan ini.

Pertumbuhan Signifikan di Sektor Energi

Sektor energi menjadi sorotan utama dalam capaian angkutan barang KAI Divre I Sumut sepanjang tahun 2025. Volume muatan BBM menunjukkan kenaikan signifikan, menegaskan pentingnya kereta api dalam distribusi energi. Angkutan BBM melalui kereta api memegang peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan.

KAI Divre I Sumatera Utara mencatat telah mengangkut 327.904 ton BBM pada tahun 2025. Angka ini tumbuh sebesar 13 persen dibandingkan tahun 2024, yang mendistribusikan 290.596 ton BBM. Peningkatan ini menunjukkan ketergantungan yang semakin besar pada jalur rel untuk kebutuhan energi.

Rute distribusi angkutan BBM melalui kereta api di Sumatera Utara meliputi relasi Labuan – Kisaran dan Labuan – Siantar. Jaringan ini memastikan pasokan energi dapat menjangkau berbagai daerah. Keberlanjutan pasokan energi esensial untuk menjamin pertumbuhan ekonomi wilayah.

Diversifikasi Komoditas dan Keunggulan Logistik Kereta Api

Selain BBM, KAI Divre I Sumut juga mengangkut beragam komoditas lain yang tidak kalah pentingnya. Pada tahun 2025, tercatat 238.518 ton peti kemas berhasil diangkut, menunjukkan kapasitas besar kereta api. Kemudian, angkutan CPO mencapai 107.199 ton, serta 2.974 ton Lateks, dan 4.203 ton barang hantaran penumpang.

Angkutan CPO dilayani dengan relasi Rantau Prapat - Belawan, sekaligus melayani pembongkaran ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei. Sementara itu, untuk peti kemas, Divre I melayani relasi Belawan - Siantar dan Belawan – Kuala Tanjung. Diversifikasi ini menunjukkan fleksibilitas layanan KAI.

Angkutan barang menggunakan kereta api memiliki berbagai keunggulan kompetitif yang menjadikannya pilihan strategis. Keunggulan tersebut meliputi kapasitas angkut yang besar, bebas macet, dan waktu perjalanan yang dapat diprediksi secara akurat. Layanan ini juga dikenal aman serta bebas pungutan liar.

Selain itu, operasional angkutan kereta api dikelola oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional. Faktor-faktor ini secara kolektif berkontribusi pada penurunan biaya logistik nasional. Efisiensi biaya dan kelancaran suplai melalui jalur kereta api menjadi kunci utama dalam mendongkrak daya saing.

Komitmen KAI untuk Logistik Berkelanjutan

Plt. Manajer Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menekankan pentingnya efisiensi biaya dan kelancaran suplai melalui jalur kereta api. Menurutnya, hal ini menjadi kunci utama dalam mendongkrak daya saing produk unggulan Sumatera Utara di pasar global. Dengan menempatkan KAI sebagai urat nadi distribusi, Indonesia tidak hanya mengirimkan komoditas, tetapi juga mengirimkan pesan stabilitas dan profesionalisme ke panggung perdagangan dunia.

KAI Divre I Sumut berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha di Sumatera Utara. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem logistik yang ramah lingkungan, aman, dan efisien. Inisiatif ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Pengalihan angkutan berat dari jalan raya ke kereta api secara signifikan mampu menjaga umur pakai infrastruktur jalan. Beban muatan tidak lagi membebani jalur darat secara berlebihan, sehingga potensi kerusakan jalan dapat diminimalisir. Langkah ini turut membantu pemerintah dalam menghemat anggaran perbaikan jalan nasional, serta mengurangi kemacetan dan emisi karbon.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi