Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) berhasil memanen jagung sebanyak 177 ton pada kuartal I tahun 2026. Panen raya ini merupakan bagian dari kontribusi aktif Polda Kalsel dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan panen jagung ini berlangsung serentak di berbagai lokasi, dengan acara puncak di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi hadir mewakili Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Total luas tanam yang dikelola mencapai sekitar 44,2 hektare, menunjukkan skala besar upaya budidaya jagung ini. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat lokal.
Advertisement
Advertisement
Kontribusi Polda Kalsel dalam Ketahanan Pangan
Panen jagung sejumlah 177 ton ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Kalsel dan 13 Polres jajaran yang telah berjalan sejak awal tahun 2025. Program budidaya jagung ini secara konsisten mendukung upaya pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Dari total luas tanam 44,2 hektare, panen di Desa Ambungan sendiri menyumbang 64 ton jagung dari 16 hektare lahan. Angka ini menunjukkan efektivitas program dan potensi besar wilayah Kalimantan Selatan sebagai lumbung pangan.
Wakapolda Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen. Lebih dari itu, inisiatif ini bertujuan menciptakan stabilitas pasokan pangan dan harga di tingkat lokal.
Advertisement
Advertisement
Penguatan Ekonomi Masyarakat dan Visi Masa Depan
Polda Kalsel secara aktif membina sebanyak 1.605 petani untuk memastikan keberhasilan budidaya jagung. Pembinaan ini mencakup pendampingan teknis dan dukungan untuk meningkatkan produktivitas lahan.
Program budidaya jagung ini memberikan dampak positif signifikan terhadap sektor ekonomi lokal. Selain itu, inisiatif ini juga berkontribusi pada penguatan ekonomi masyarakat dan menjaga stabilitas sosial di daerah.
Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan program ketahanan pangan ini, seperti yang ditekankan oleh Wakapolda Golkar. Sinergi antara kepolisian, petani, dan pihak terkait sangat diperlukan untuk kesinambungan program.
Advertisement
Dengan optimisme tinggi, Polda Kalsel berharap Kalimantan Selatan akan menjadi sentra jagung nasional di masa depan. Hal ini juga sejalan dengan visi memperkuat ketahanan pangan daerah menuju Indonesia Emas 2045.
Sumber: AntaraNews