Update Harga Pangan Nasional: Cabai Rawit Merah Sentuh Rp70 Ribu, Telur Ayam Rp32 Ribu

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) merilis data terbaru Harga Pangan Nasional, dengan cabai rawit merah dan telur ayam ras alami kenaikan signifikan yang perlu diwaspadai masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Update Harga Pangan Nasional: Cabai Rawit Merah Sentuh Rp70 Ribu, Telur Ayam Rp32 Ribu
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) merilis data terbaru Harga Pangan Nasional, dengan cabai rawit merah dan telur ayam ras alami kenaikan signifikan yang perlu diwaspadai masyarakat. (AntaraNews)

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola oleh Bank Indonesia, kembali merilis pembaruan data harga komoditas pangan. Informasi ini penting bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk memantau stabilitas harga di pasar. Pembaruan data ini menyediakan gambaran terkini mengenai pergerakan harga berbagai bahan pokok strategis di seluruh Indonesia.

Pada Jumat, 26 Desember, pukul 07.25 WIB, PIHPS mencatat beberapa komoditas mengalami fluktuasi harga yang signifikan di tingkat pedagang eceran secara nasional. Data ini menjadi acuan penting dalam memahami dinamika pasar pangan. Masyarakat dapat mengakses informasi ini untuk perencanaan belanja harian.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa cabai rawit merah mencapai harga Rp70.950 per kilogram, sementara telur ayam ras tercatat di angka Rp32.750 per kilogram. Kenaikan harga pada kedua komoditas ini menjadi perhatian utama dalam laporan PIHPS. Data ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan stabilisasi harga.

Fluktuasi Harga Cabai dan Bawang di Pasar Nasional

Harga cabai rawit merah menjadi sorotan utama dalam laporan PIHPS terbaru, dengan angka mencapai Rp70.950 per kilogram. Kenaikan ini menunjukkan adanya tekanan pada pasokan atau permintaan di pasar. Selain cabai rawit merah, PIHPS juga mencatat harga cabai merah besar di angka Rp49.800 per kilogram.

Cabai merah keriting tidak ketinggalan dengan harga Rp50.700 per kilogram, sementara cabai rawit hijau tercatat Rp54.050 per kilogram. Berbagai jenis cabai ini memiliki peran penting dalam konsumsi rumah tangga. Pemantauan harga yang berkelanjutan sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas pasar.

Selain cabai, komoditas bawang juga menunjukkan pergerakan harga yang perlu diperhatikan. Bawang merah tercatat di harga Rp51.050 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di angka Rp39.150 per kilogram. Ketersediaan dan distribusi bawang menjadi faktor kunci dalam menjaga harga tetap stabil.

Pergerakan Harga Beras Berbagai Kualitas

Sektor beras, sebagai makanan pokok utama, juga menunjukkan variasi harga berdasarkan kualitasnya. Beras kualitas bawah I tercatat di harga Rp14.150 per kilogram, sementara beras kualitas bawah II sedikit lebih tinggi di Rp14.400 per kilogram. Ketersediaan beras dengan harga terjangkau sangat vital bagi sebagian besar masyarakat.

Untuk beras kualitas medium, PIHPS melaporkan beras kualitas medium I seharga Rp15.600 per kilogram, dan beras kualitas medium II di angka Rp15.250 per kilogram. Harga beras medium ini sering menjadi patokan bagi konsumen menengah. Upaya stabilisasi harga beras terus dilakukan oleh pemerintah.

Sementara itu, beras kualitas super juga mengalami perbedaan harga. Beras kualitas super I mencapai Rp16.550 per kilogram, dan beras kualitas super II tercatat Rp16.100 per kilogram. Perbedaan harga ini mencerminkan variasi kualitas dan preferensi konsumen. Pemantauan Harga Pangan Nasional untuk beras sangat penting.

Dinamika Harga Daging, Gula, dan Minyak Goreng

Komoditas protein hewani seperti daging ayam ras tercatat di harga Rp44.100 per kilogram. Daging sapi juga menunjukkan variasi harga, dengan kualitas I mencapai Rp139.800 per kilogram dan kualitas II di angka Rp130.100 per kilogram. Harga daging ini seringkali menjadi indikator daya beli masyarakat.

Gula pasir, sebagai kebutuhan pokok lainnya, juga memiliki dua kategori harga. Gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.100 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal berada di harga Rp18.150 per kilogram. Perbedaan ini bisa disebabkan oleh asal produk dan proses pengolahan.

Terakhir, harga minyak goreng juga bervariasi. Minyak goreng curah tercatat di harga Rp19.000 per liter. Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp22.650 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp21.350 per liter. Perbedaan ini seringkali dipengaruhi oleh merek dan kualitas kemasan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi