DWP, Pemprov, dan Dekranasda Sulsel Gelar UMKM Fiesta 2025, Dorong Produk Lokal Berdaya Saing

Kolaborasi strategis antara DWP, Pemprov, dan Dekranasda Sulsel sukses menggelar UMKM Fiesta 2025 di Makassar, wujud nyata komitmen memajukan produk lokal dan pemberdayaan ekonomi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
DWP, Pemprov, dan Dekranasda Sulsel Gelar UMKM Fiesta 2025, Dorong Produk Lokal Berdaya Saing
Kolaborasi strategis antara DWP, Pemprov, dan Dekranasda Sulsel sukses menggelar UMKM Fiesta 2025 di Makassar, wujud nyata komitmen memajukan produk lokal dan pemberdayaan ekonomi. (AntaraNews)

Makassar menjadi saksi kolaborasi penting antara Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Provinsi Sulsel, dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel. Ketiga lembaga ini bersinergi menggelar UMKM Fiesta 2025 yang bertujuan utama memajukan produk lokal daerah. Acara akbar ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 14 hingga 16 November 2025, di kota Makassar.

UMKM Fiesta 2025 merupakan edisi ketiga dari kegiatan serupa, menunjukkan konsistensi dan komitmen kuat dalam mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Inisiatif ini digagas untuk memperkuat UMKM sebagai tulang punggung perekonomian regional. Melalui ajang ini, diharapkan produk-produk unggulan Sulawesi Selatan dapat lebih dikenal luas dan memiliki daya saing.

Ketua DWP Provinsi Sulsel, Melani Simon Jufri, menegaskan bahwa acara ini adalah bukti nyata dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga. Fokus utama adalah pada perempuan pelaku UMKM yang berperan vital sebagai motor penggerak ekonomi kreatif di berbagai sektor. Sektor-sektor seperti kuliner, kriya, hingga fesyen lokal menjadi sorotan utama dalam pameran tersebut.

Kolaborasi Kuat untuk Pemberdayaan UMKM dan Perempuan

Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulawesi Selatan mengambil peran aktif dalam mendukung keberlangsungan dan kemajuan sektor UMKM. Melani Simon Jufri menekankan bahwa DWP secara konsisten berupaya memberdayakan ekonomi keluarga, khususnya para perempuan pelaku usaha. Para perempuan ini dianggap sebagai kekuatan pendorong di balik berbagai inovasi produk lokal, mulai dari kelezatan kuliner, keindahan kriya, hingga tren fesyen terkini.

Pemberdayaan perempuan dan penguatan UMKM adalah dua pilar fundamental yang diyakini dapat membawa pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan. Ketika perempuan memiliki kapasitas ekonomi yang kuat, kesejahteraan keluarga akan meningkat secara signifikan. Demikian pula, saat UMKM berkembang pesat, ekonomi daerah akan mengalami pertumbuhan yang berkelanjutan dan stabil.

Melalui penyelenggaraan UMKM Fiesta 2025, semangat kolaborasi, inovasi, dan kecintaan terhadap produk lokal Sulawesi Selatan terus didorong. Inisiatif ini tidak hanya sekadar pameran, tetapi juga menjadi platform untuk menginspirasi para pelaku UMKM. Tujuannya adalah agar mereka terus berkreasi dan meningkatkan kualitas produknya demi pasar yang lebih luas.

Visi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas 2045

Istri Sekda Sulsel Jufri Rahman ini melihat momentum UMKM Fiesta 2025 sebagai langkah konkret menuju Sulawesi Selatan yang maju, berdaya saing, dan berkarakter. Visi ini sejalan dengan cita-cita besar pemerintah pusat untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Kontribusi UMKM dalam perekonomian daerah diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mencapai target nasional tersebut.

Penyelenggaraan UMKM Fiesta 2025 merupakan hasil sinergi yang apik antara berbagai pihak. Pemerintah Provinsi Sulsel, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulsel, turut berperan aktif. Dukungan juga datang dari Dekranasda Sulsel dan tentu saja DWP Provinsi Sulsel yang menjadi inisiator utama acara ini.

Kolaborasi multipihak ini diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi seluruh ekosistem UMKM di Sulawesi Selatan. Mulai dari para pelaku usaha, masyarakat umum yang menikmati produk berkualitas, hingga pembangunan ekonomi daerah secara keseluruhan. Keberlanjutan acara semacam ini sangat penting untuk terus memacu inovasi dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi