Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Kalimantan Timur, secara resmi membuka peluang investasi hijau yang menarik. Inisiatif ini difokuskan pada pengembangan wisata edupark sebagai langkah strategis untuk transformasi ekonomi daerah. Bontang, yang selama ini dikenal sebagai kota industri, kini berupaya menjadi destinasi pariwisata hijau yang berkelanjutan.
Langkah progresif ini menandai era baru bagi Bontang dalam upaya diversifikasi sektor ekonominya. Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspianur, menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap investasi yang ramah lingkungan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian alam.
Peluang Investasi Hijau Bontang ini diharapkan mampu menarik investor untuk mengembangkan sektor pariwisata edukatif. Dengan demikian, Bontang dapat menjadi magnet baru yang memadukan keindahan alam, pembelajaran lingkungan, serta penguatan ekonomi kreatif masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Mengembangkan Wisata Edupark Berbasis Keluarga dan Komitmen Investasi Hijau
Peluang Investasi Hijau Bontang yang ditawarkan DPMPTSP Kota Bontang berfokus pada pengembangan edupark berbasis keluarga. Konsep ini merupakan bagian integral dari komitmen daerah terhadap investasi hijau. Tujuannya adalah menjadikan Bontang sebagai pusat pariwisata yang menggabungkan edukasi lingkungan dengan pengalaman rekreasi yang menyenangkan.
Muhammad Aspianur menjelaskan, "Langkah strategis ini menandai fase baru transformasi ekonomi Bontang, dari kota industri dengan dominasi industri berbasis energi, menjadi destinasi pariwisata hijau dan inklusif." Pernyataan ini menggarisbawahi visi besar Bontang untuk masa depan yang lebih berkelanjutan. Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya global untuk mengurangi ketergantungan pada industri ekstraktif.
Inisiatif Investasi Hijau Bontang ini merupakan implementasi konkret dari draf Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) Bontang 2025–2035. Dalam rencana tersebut, sektor pariwisata edukatif dan industri kreatif ditetapkan sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi baru daerah. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengarahkan pembangunan ekonomi ke sektor yang lebih berkelanjutan dan inovatif.
Advertisement
Advertisement
Potensi Destinasi Wisata Pesisir Unggulan yang Siap Dikembangkan
Selain edupark, Bontang juga menyajikan potensi Investasi Hijau Bontang pada destinasi wisata pesisir unggulan yang menjanjikan nilai ekonomi sekaligus pelestarian alam. Sejumlah destinasi ini telah siap didanai untuk pengembangan lebih lanjut. Potensi ini diharapkan dapat menarik minat investor yang mencari peluang di sektor pariwisata bahari.
Beberapa destinasi unggulan yang dimaksud antara lain:
- Hutan Mangrove Bontang Kuala: Destinasi ini sudah dilengkapi dengan atraksi eco-edupark mangrove, skybridge, menara pandang, galeri konservasi, dan eco-café. Pengembangan lebih lanjut akan fokus pada wisata edukatif berbasis konservasi.
- Pulau Beras Basah: Kawasan wisata ini telah memiliki eco-resort, family beach park, serta fasilitas berbasis energi surya. Daya tarik utamanya adalah pasir putih dan laut jernih yang memukau.
- Pulau Tihi-Tihi: Dikenal sebagai lokasi snorkeling yang indah dan menawan, Pulau Tihi-Tihi sudah memiliki atraksi Marine EduPark. Pengembangan akan mencakup konservasi karang berbasis masyarakat serta wisata bawah laut.
- Desa Wisata Malahing & Bontang Kuala: Destinasi ini menawarkan floating homestay, seafood center, dan pusat kerajinan UMKM berbasis budaya lokal. Pengembangan akan berfokus pada wisata budaya pesisir, kuliner laut, dan akomodasi unik.
Advertisement
Setiap destinasi ini menawarkan karakteristik unik dan peluang pengembangan yang berbeda. Dengan Investasi Hijau Bontang, diharapkan potensi-potensi ini dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat lokal serta pelestarian lingkungan.
Advertisement
Bontang sebagai Mitra IKN dan Lokasi Prospektif Investasi Wisata
Posisi geografis Bontang yang strategis di pesisir Kalimantan Timur menjadikannya mitra penting bagi Ibu Kota Nusantara (IKN). Keunggulan lokasi ini, ditambah dengan komitmen pemerintah daerah terhadap investasi berkelanjutan, menempatkan Bontang sebagai salah satu lokasi paling prospektif untuk Investasi Hijau Bontang di sektor wisata dan ekonomi kreatif. Keterkaitan dengan IKN memberikan nilai tambah signifikan bagi potensi pengembangan daerah.
Muhammad Aspianur menambahkan, "Lokasi Bontang yang strategis di pesisir Kalimantan Timur, mitra Ibu Kota Nusantara (IKN), serta komitmen pemerintah terhadap investasi berkelanjutan, Bontang memposisikan diri sebagai salah satu lokasi paling prospektif untuk investasi wisata dan ekonomi kreatif." Pernyataan ini memperkuat daya tarik Bontang sebagai tujuan investasi.
Dengan berbagai potensi yang dimiliki, mulai dari edupark hingga destinasi pesisir, Bontang siap menyambut investor yang tertarik pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Harapannya, Investasi Hijau Bontang ini tidak hanya akan meningkatkan perekonomian daerah tetapi juga melestarikan kekayaan alam dan budaya yang ada.
Advertisement
Sumber: AntaraNews