Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua, menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayahnya. Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan instalasi kelistrikan rumah sederhana yang diikuti oleh 16 peserta asli Papua.
Kegiatan yang berlangsung di Sentani ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jayapura dengan Satuan Pelaksana Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong. Pelatihan ini dirancang untuk membekali para peserta dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Inisiatif ini bertujuan agar para lulusan memiliki kompetensi yang memadai untuk menciptakan lapangan pekerjaan mandiri atau siap memasuki dunia industri. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
Advertisement
Advertisement
Membekali Generasi Muda dengan Keterampilan Kelistrikan
Pelatihan instalasi kelistrikan ini menjadi langkah konkret Pemkab Jayapura dalam menjawab tantangan ketersediaan tenaga kerja terampil. Edward Sihotang, Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Jayapura, mengungkapkan harapannya agar peserta dapat segera mandiri.
"Kami berharap ketika 16 peserta ini selesai dari pelatihan ini, mereka sudah punya bekal untuk menciptakan lapangan pekerjaan atau juga menjadi bekal memasuki dunia kerja," kata Edward Sihotang.
Program ini dirancang tidak hanya untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga untuk membuka akses lebih luas ke berbagai peluang kerja. Para pencari kerja diharapkan memiliki daya saing lebih tinggi di industri yang membutuhkan keahlian instalasi kelistrikan.
Advertisement
Total durasi pelatihan berbasis teknologi manufaktur tepat (TMT) ini mencapai 120 jam pelajaran. Kurikulum yang komprehensif memastikan bahwa lulusan mampu bekerja, berwirausaha, atau memberikan manfaat nyata bagi komunitas mereka.
Advertisement
Jangkauan Peserta dan Standar Kompetensi Nasional
Peserta pelatihan instalasi kelistrikan ini berasal dari berbagai distrik di Kabupaten Jayapura, menunjukkan inklusivitas program. Mereka datang dari Distrik Sentani, Demta, Sentani Timur, Depapre, Nimbokrang, hingga Distrik Kaureh, dengan latar belakang pendidikan yang beragam.
Keberagaman asal peserta ini mencerminkan upaya Pemkab Jayapura untuk meratakan kesempatan pengembangan SDM di seluruh wilayah. Fokus utama adalah anak-anak asli Papua, memastikan bahwa mereka mendapatkan prioritas dalam program peningkatan kapasitas ini.
Untuk menjamin kualitas dan standar kompetensi, pelatihan ini dilengkapi dengan sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi ini penting agar para peserta mampu bersaing di perusahaan pada level operator kelistrikan.
Advertisement
BPVP Sorong juga menambahkan satu hari ujian khusus yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Sorong. Langkah ini memastikan bahwa setiap peserta memiliki kompetensi yang diakui secara nasional dan siap untuk dunia kerja.
Advertisement
Dukungan Pendanaan dan Kebijakan Strategis
Program peningkatan SDM ini merupakan bagian integral dari kebijakan penguatan kapasitas di Kabupaten Jayapura. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun fondasi tenaga kerja yang kuat.
Pendanaan untuk pelatihan instalasi kelistrikan ini bersumber dari kolaborasi antara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Sinergi pendanaan ini memastikan keberlanjutan dan jangkauan program.
Melalui investasi pada Peningkatan SDM Jayapura, Pemkab Jayapura berharap dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih mandiri dan berdaya saing. Keterampilan kelistrikan menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan infrastruktur dan industri lokal.
Advertisement
Inisiatif seperti ini diharapkan terus berlanjut dan diperluas ke sektor-sektor lain. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan vokasi dan kesempatan kerja yang lebih baik.
Sumber: AntaraNews