Penerbitan Obligasi IIF Senilai Rp1,5 Triliun Sukses Besar, Dukung Infrastruktur Nasional

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) sukses selesaikan program **penerbitan obligasi IIF** senilai Rp1,5 triliun dengan kelebihan permintaan enam kali, menandakan tingginya kepercayaan investor.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Penerbitan Obligasi IIF Senilai Rp1,5 Triliun Sukses Besar, Dukung Infrastruktur Nasional
PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) sukses besar dengan Penerbitan Obligasi IIF senilai Rp1,5 triliun, bahkan mengalami kelebihan permintaan hingga enam kali. (AntaraNews)

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) baru saja menyelesaikan program penawaran umum berkelanjutan (PUB) tahun 2024. Penerbitan obligasi ini berhasil mengumpulkan dana segar senilai Rp1,5 triliun pada pekan ini.

Pencapaian ini menunjukkan respons positif dari pasar, dengan oversubscription mencapai lebih dari enam kali lipat. Hal tersebut mencerminkan kuatnya kepercayaan investor terhadap kredibilitas dan prospek perusahaan.

Dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk mendukung pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia. Ini juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara signifikan.

Keberhasilan Penerbitan Obligasi dan Kepercayaan Investor

Penerbitan obligasi IIF ini mendapatkan sambutan luar biasa dari berbagai pihak. Kelebihan permintaan yang signifikan membuktikan keyakinan pasar terhadap kinerja perusahaan yang solid.

Obligasi tersebut ditawarkan dalam empat tenor berbeda, yaitu 1 tahun, 3 tahun, 5 tahun, dan 10 tahun. Partisipasi investor datang dari perusahaan asuransi, aset manajemen, dana pensiun, bank, hingga investor ritel.

Presiden Direktur & CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan, menyatakan, "Penerbitan obligasi yang sukses ini akan memungkinkan kami untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia."

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya IIF untuk mendiversifikasi sumber pendanaan. Ini juga bertujuan meningkatkan daya saing serta partisipasi investor pasar modal dalam pembiayaan proyek infrastruktur berkelanjutan.

Kinerja Keuangan Positif dan Komitmen Berkelanjutan

IIF menunjukkan kinerja keuangan yang solid, terlihat dari laba bersih sebesar Rp124 miliar per September 2025. Angka ini mencerminkan pertumbuhan 28 persen secara year on year (yoy).

Pertumbuhan laba bersih didorong oleh peningkatan pendapatan bunga sebesar 11 persen (yoy) dan penurunan beban bunga sebesar 9 persen (yoy). Total aset perseroan juga tumbuh 7 persen (yoy) menjadi Rp14,6 triliun.

Aset produktif IIF meningkat 3 persen (yoy), mencapai Rp13 triliun per September 2025. Kinerja ini menegaskan posisi IIF sebagai entitas keuangan yang stabil dan berkembang.

Rizki Pribadi Hasan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemangku kepentingan. Ia memastikan IIF akan terus bekerja keras mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia dengan mempertahankan komitmen terhadap keunggulan dan keberlanjutan.

Pengakuan atas Praktik Bisnis Berkelanjutan

Komitmen IIF terhadap praktik bisnis berkelanjutan telah diakui melalui berbagai penghargaan bergengsi. Perusahaan menerima HR Excellence Awards 2025 dalam kategori Excellence in Employee Engagement.

Penghargaan ini diberikan berkat upaya IIF dalam menciptakan budaya kerja kolaboratif dan meningkatkan produktivitas karyawan. Ini menunjukkan fokus perusahaan pada pengembangan sumber daya manusia yang optimal.

Selain itu, IIF juga meraih penghargaan dari Corporate Treasurer sebagai Best ESG Service Provider dan Most Innovative Treasury Initiatives. Penghargaan ini menyoroti integrasi prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional bisnisnya.

IIF juga dinobatkan sebagai Most Trusted Infrastructure Partner oleh CNBC Indonesia. Pengakuan ini semakin memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain kunci dalam pembangunan infrastruktur nasional yang terpercaya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi