Bupati Karawang Aep Syaepuloh baru-baru ini mengunjungi PT Food Station Tjipinang Jaya, sebuah Badan Usaha Milik Daerah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk menindaklanjuti kerja sama strategis dalam bidang ketahanan pangan, khususnya terkait pengadaan beras. Langkah ini menjadi upaya konkret dalam memastikan ketersediaan pasokan pangan di ibu kota.
Pertemuan penting yang berlangsung pada Jumat (01/11) tersebut membahas kelanjutan komitmen penyerapan gabah dari petani Karawang. Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok pangan antara daerah produsen dan konsumen secara berkelanjutan. Selain itu, inisiatif ini juga memberikan kepastian pasar yang stabil bagi para petani di Karawang.
Aep Syaepuloh menegaskan, "Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat rantai pasok pangan antara daerah produsen dan daerah konsumen." Ia menambahkan, "Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan meningkat dari tahun ke tahun. Karena selain membantu petani mendapatkan harga yang stabil, kerja sama ini juga mendukung ketahanan pangan di wilayah DKI Jakarta." PT Food Station menyambut baik komitmen Pemkab Karawang dalam menjaga kualitas serta kontinuitas pasokan gabah. Sinergi ini diharapkan menjadi model bagi penguatan sektor pangan nasional.
Advertisement
Advertisement
Memperkuat Rantai Pasok dan Kepastian Pasar
Kunjungan Bupati Karawang Aep Syaepuloh ke PT Food Station Tjipinang Jaya menegaskan kembali komitmen penting. Pertemuan ini secara spesifik membahas penyerapan 2.500 ton gabah kering panen. Komitmen ini telah disepakati dalam MoU antara Gubernur DKI Jakarta dan Pemerintah Kabupaten Karawang pada Mei 2025.
Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat rantai pasok pangan. Ini juga memberikan kepastian pasar bagi para petani di Karawang. Dengan demikian, petani dapat memperoleh harga yang stabil untuk hasil panen mereka.
PT Food Station sangat mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menjaga kualitas pasokan. Mereka juga memuji kontinuitas pasokan gabah yang telah terjalin. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut dan meningkat setiap tahunnya.
Advertisement
Advertisement
Pola Kerja Sama Ketahanan Pangan Karawang Jakarta yang Berkelanjutan
Beberapa tahun terakhir, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PT Food Station telah menjalin kerja sama erat dengan Pemerintah Kabupaten Karawang. Kerja sama Ketahanan Pangan Karawang Jakarta ini terbagi dalam tiga pola utama yang saling mendukung. Pola-pola ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Pola pertama adalah kontrak "farming" dan budidaya padi, yang telah berjalan sejak 2019 dengan Koperasi Produsen Hurip Tani Mandiri. Pada tahun 2022, kerja sama ini diperluas mencakup 700 hektare untuk program "standby buyer" dan 100 hektare untuk budidaya varietas Ciherang. Kontrak farming memberikan jaminan harga dan pasar bagi petani.
Pola kedua melibatkan panen bersama dan pendampingan teknologi, seperti yang terjadi pada Desember 2023 di Desa Purwajaya. PT Food Station bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) binaan PT Buana Tani Berkah mendampingi petani di lahan seluas 164 hektare. Hasilnya, produktivitas meningkat signifikan dari rata-rata 6,2 ton menjadi 6,8 ton per hektare berkat pembiayaan pupuk dan teknologi.
Advertisement
Pola ketiga fokus pada penerapan teknologi pertanian ramah lingkungan. PT Food Station mendorong penggunaan pupuk organik seperti extragen dan komsah untuk meningkatkan kesuburan tanah. Tujuannya adalah meningkatkan produktivitas dari lima ton menjadi 7-8 ton per hektare sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Sumber: AntaraNews