EDENA Gandeng CEDARE, Bangun Jembatan Keuangan Digital ASEAN–MENA untuk Pasar Karbon

Akses Pasar Karbon: Kredit karbon Indonesia langsung terhubung ke pembeli di Timur Tengah melalui platform EDENA.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
EDENA Gandeng CEDARE, Bangun Jembatan Keuangan Digital ASEAN–MENA untuk Pasar Karbon
EDENA Gandeng CEDARE, Bangun Jembatan Keuangan Digital ASEAN–MENA untuk Pasar Karbon (Merdeka.com)

EDENA Group mengumumkan pencapaian strategis melalui perusahaan patungannya di Mesir, EDENA Egypt, yang berhasil mengamankan kerja sama dengan Centre for Environment and Development for the Arab Region and Europe (CEDARE).

CEDARE merupakan organisasi antar-pemerintah yang mewakili 22 negara Arab dan Uni Eropa, sekaligus mitra resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak 1992. Konfirmasi kerja sama disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif CEDARE, mantan Menteri Lingkungan Hidup Mesir Dr. Khaled Fahmy.

Kesepakatan ini memposisikan EDENA sebagai platform sekuritas digital utama untuk pasar karbon di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), sekaligus memperkuat operasi PT Edena Capital Nusantara di Indonesia.

Akses Pasar USD 100 Miliar

Kerja sama dengan CEDARE membuka peluang bagi EDENA mengembangkan pasar karbon di 22 negara Arab. Sinergi ini diperkirakan mampu menangkap potensi pasar gabungan senilai lebih dari USD 100 miliar di wilayah ASEAN dan MENA.

Struktur joint venture EDENA Egypt semakin memperkuat kepastian kerja sama. Mitra lokalnya, BEK Group—konglomerasi keuangan Mesir yang berdiri sejak 1949—dipimpin mantan Perdana Menteri Ibrahim Mahlab. BEK dikenal memiliki pengaruh regional, akses jaringan pemerintah di 70 negara, serta portofolio kuat di sektor investment banking, infrastruktur, dan real estat.

Jembatan Keuangan Digital ASEAN–MENA

CEO EDENA Group, Wook Lee, menyatakan bahwa langkah ini mengubah posisi global perusahaan.

"Dikombinasikan dengan kemitraan pemerintah Indonesia [dengan PT Edena Capital Nusantara], EDENA kini menjembatani dua koridor pasar berkembang paling strategis – ASEAN dan MENA – mencakup 2,6 miliar orang di lebih dari 70 negara," ujarnya.

Manfaat kerja sama ini bagi Indonesia antara lain:

Akses Pasar Karbon: Kredit karbon Indonesia langsung terhubung ke pembeli di Timur Tengah melalui platform EDENA.

Investasi Lintas Batas: Produk investasi Mesir, seperti real estat yang ditokenisasi, dapat diakses investor Indonesia melalui perdagangan 24/7 lintas zona waktu Jakarta–Kairo.

Direktur PT Edena Capital Nusantara, Yayang Ruzaldy, menyebutkan jadwal operasional lintas negara.

"Indonesia meluncur Q4 2025, Mesir menyusul Q1 2026, memungkinkan perdagangan kredit karbon lintas batas dan produk investasi tertoken," ujarnya.

"Ini merepresentasikan kerja sama Selatan–Selatan terbaik – pasar berkembang terhubung langsung tanpa perantara Barat," tambahnya.

Dukungan Institusional

Selain akses ke proyek karbon terverifikasi pemerintah Mesir, EDENA memperoleh jalur langsung ke pasar Saudi, UEA, dan Qatar, serta akses ke database lingkungan 30 tahun milik CEDARE untuk pengembangan pasar karbon yang kredibel.

Kemitraan dengan CEDARE sebagai afiliasi PBB dipandang memperkuat kredibilitas EDENA di hadapan regulator Indonesia, serta memposisikan perusahaan sebagai jembatan keuangan digital antara Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Rekomendasi