MT Gamkonora, Kapal Raksasa PIS Berusia 12 Tahun, Jalani Docking Demi Keandalan Distribusi Minyak

PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan keandalan Kapal MT Gamkonora, tulang punggung distribusi minyak mentah nasional, melalui proses docking terencana. Pemeliharaan ini krusial.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
MT Gamkonora, Kapal Raksasa PIS Berusia 12 Tahun, Jalani Docking Demi Keandalan Distribusi Minyak
PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan keandalan Kapal MT Gamkonora, tulang punggung distribusi minyak mentah nasional, melalui proses docking terencana. Pemeliharaan ini krusial. (Merdeka.com)

PT Pertamina International Shipping (PIS) mengambil langkah strategis untuk menjamin keandalan Kapal Motor Tanker (MT) Gamkonora. Kapal ini krusial dalam mendistribusikan minyak mentah (crude oil) sesuai standar regulasi internasional.

Proses pemeliharaan terencana, atau yang dikenal dengan "docking", tengah berlangsung di galangan kapal ASL Shipyard Indonesia, Batam, Kepulauan Riau. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari manajemen risiko operasional PIS.

Menurut Arif Yunianto, Direktur Tanker Minyak Mentah dan Minyak Bumi PIS, docking dimulai sejak 12 September 2025 dan ditargetkan rampung pada 4 Oktober 2025. Proses ini memastikan armada tetap andal dan efisien.

Pentingnya Docking dan Kepatuhan Regulasi Internasional

Proses docking Kapal MT Gamkonora merupakan bagian dari plain maintenance system yang diterapkan PIS. Sistem ini bertujuan untuk mengelola risiko dan memastikan keandalan operasional armada secara berkelanjutan. "Untuk me-manage risiko salah satunya bagaimana kita me-maintenance, memastikan armada yang kita operasikan ini andal," ujar Arif Yunianto.

Pemeliharaan terencana ini khusus untuk MT Gamkonora adalah Intermediate Survey (IS) yang ketiga. IS merupakan perbaikan kapal yang diatur regulasi untuk dilakukan setiap 2,5 tahun sekali. Setelah IS, ada Special Survey (SS) yang dilakukan setiap 5 tahunan, dan kapal ini sudah melakukan SS yang kedua sejak dibangun pada 2012.

Pekerjaan perbaikan mencakup re-plating pada bagian haluan dan tengah kapal. Ini dilakukan untuk mengganti plat yang rapuh atau mengalami deformasi. Tujuannya adalah memastikan kekuatan struktur kapal tetap optimal selama beroperasi dan tetap mematuhi regulasi.

Target penyelesaian docking Kapal MT Gamkonora ini adalah kurang dari 25 hari, dengan PIS menargetkan 22 hari. Setelah keluar dok pada 4 Oktober 2025, kapal akan menjalani uji coba laut (sea trial) di sekitar pelabuhan Batam sebelum kembali beroperasi penuh.

MT Gamkonora: Tulang Punggung Distribusi Energi Nasional

Kapal MT Gamkonora, dengan panjang 244 meter dan lebar 44 meter, memiliki kapasitas angkut hingga 121 ribu kiloliter dan bobot 104 ribu ton. Kapal yang dibangun di China pada 2012 ini menjadi tulang punggung distribusi minyak mentah untuk memenuhi kebutuhan kilang Pertamina di berbagai wilayah Indonesia.

PIS berkomitmen kuat menjaga keandalan Kapal MT Gamkonora sebagai cerminan strategi perusahaan. Strategi ini bertujuan memperkuat ketahanan energi nasional melalui armada yang modern, aman, dan efisien. Armada PIS juga diharapkan mampu bersaing di level global.

Proses docking ini melibatkan hingga 200 tenaga kerja lokal dengan keahlian khusus, mulai dari welding inspector hingga housekeeping. Hal ini menunjukkan kontribusi nyata PIS dalam mendukung industri galangan kapal dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja.

Setelah docking, Kapal MT Gamkonora akan melayani rute domestik pengangkutan di terminal-terminal K3S (kontraktor kontrak kerja sama). Ini termasuk titik pengambilan dari sumur minyak seperti Dumai, Tuban, dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di Cepu, Jawa Timur.

Kapal akan melakukan kegiatan muat di pelabuhan (loading port) sebelum mengangkut ke pelabuhan bongkar (discharging port). Destinasi tersebut antara lain Refinery Unit (RU) Balongan di Indramayu, RU Cilacap di Jawa Tengah, dan RU Balikpapan di Kalimantan Timur.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi