Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, akan meluncurkan program inovatif. Program ini berupa ATM Beras yang siap mendistribusikan beras gratis kepada masyarakat yang berhak.
Inisiatif ini direncanakan bergulir pada Tahun Anggaran 2026 di 17 kecamatan se-Batola. Tujuannya adalah meringankan beban warga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka.
Kepala DKPP Batola, Suwartono Susanto, menjelaskan bahwa program ini merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Pelaksanaannya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menentukan keluarga penerima manfaat yang berhak.
Advertisement
Advertisement
Inovasi ATM Beras Batola untuk Ketahanan Pangan
Program ATM Beras Batola ini dirancang untuk memberikan bantuan beras secara teratur dan terukur kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap KPM yang terdaftar akan menerima 10 kilogram beras setiap bulan.
Distribusi beras dilakukan dalam dua tahap, yaitu 5 kilogram setiap dua pekan, untuk memastikan ketersediaan pangan yang berkelanjutan. Pada tahap awal, setiap ibu kota kecamatan akan dilengkapi dengan satu unit ATM Beras.
Rencana ke depan, DKPP Batola menargetkan perluasan program hingga mencapai 50 unit ATM Beras di seluruh wilayah Kabupaten Batola. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan bantuan.
Advertisement
Suwartono Susanto berharap keberadaan ATM Beras Batola ini dapat secara signifikan meringankan beban ekonomi masyarakat. Khususnya dalam mengakses beras gratis yang disediakan oleh pemerintah daerah.
Advertisement
Komitmen Pemerintah Daerah dan Dukungan Program Nasional
Program ATM Beras Batola ini menjadi perhatian khusus dari pemerintah daerah, sejalan dengan inisiatif bupati dan wakil bupati yang berfokus pada ketahanan pangan. Ini menunjukkan komitmen kuat terhadap kesejahteraan masyarakat.
Selain program ATM Beras, DKPP Batola juga aktif menggelar berbagai kegiatan untuk membantu masyarakat. Pada awal September 2025, telah dilaksanakan Gerakan Pangan Murah untuk menstabilkan harga dan membantu warga kesulitan ekonomi.
Inisiatif ini tidak hanya sejalan dengan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Batola, tetapi juga mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Hal ini memperkuat sinergi antara program daerah dan nasional dalam ketahanan pangan.
Advertisement
Suwartono menegaskan bahwa upaya-upaya ini adalah bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan dan akses pangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Fokus utama tetap pada mereka yang paling membutuhkan.
Advertisement
Upaya Lain dalam Menjaga Ketahanan Pangan di Batola
Dalam konteks menjaga ketahanan pangan yang lebih luas, DKPP Batola juga memberikan perhatian khusus pada sektor perikanan. Bantuan telah disalurkan kepada para nelayan di Kecamatan Tabunganen.
Kegiatan di Tabunganen ini tidak hanya berupa bantuan materiil, tetapi juga edukasi penting. DKPP Batola bekerja sama dengan Polres Batola memberikan penyuluhan mengenai bahaya praktik penangkapan ikan ilegal.
“Di Tabunganen, kami bersama Polres Batola sekaligus memberikan penyuluhan bahaya praktik penangkapan ikan ilegal, ini untuk mendukung ketahanan pangan,” ujar Suwartono Susanto. Upaya ini bertujuan menjaga keberlanjutan sumber daya laut.
Advertisement
Dengan berbagai program terpadu seperti ATM Beras Batola, Gerakan Pangan Murah, dan dukungan kepada nelayan, DKPP Batola berupaya menciptakan ekosistem pangan yang kuat dan berkelanjutan. Ini semua demi kesejahteraan warga Batola.
Sumber: AntaraNews