Kota Kediri, Jawa Timur, tengah gencar memfasilitasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan edukasi desain kemasan produk. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasaran yang semakin kompetitif. Program ini dilaksanakan untuk membantu UMKM agar produk mereka lebih dikenal luas oleh konsumen.
Kegiatan penting ini diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri bekerja sama dengan UPT Pengembangan Mutu Produk Industri dan Teknologi Kreatif (UPT PMPI-TK) Disperindag Provinsi Jawa Timur. Bertempat di Aula Disperdagin Kota Kediri, acara ini melibatkan 20 pelaku UMKM dari berbagai sentra kue dan jajanan tradisional. Mereka mendapatkan pelatihan komprehensif mengenai pentingnya desain kemasan.
Menurut Kepala Disperdagin Kota Kediri, Wahyu Kusuma Wardani, desain kemasan merupakan aspek krusial untuk memikat perhatian konsumen serta meningkatkan nilai jual produk. Selain mutu, tampilan kemasan yang menarik menjadi faktor penentu keberhasilan produk di pasar. Fasilitasi ini diharapkan dapat mendorong UMKM Kediri untuk "naik kelas" dan memperluas jangkauan pasar mereka.
Advertisement
Advertisement
Strategi Kolaboratif untuk Kemasan Produk Unggul
Pemerintah Kota Kediri tidak sendiri dalam upaya peningkatan kualitas produk UMKM ini. Kolaborasi strategis terjalin dengan UPT Pengembangan Mutu Produk Industri dan Teknologi Kreatif (UPT PMPI-TK) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur. Kerja sama ini memastikan bahwa program fasilitasi desain kemasan dan sertifikasi halal dapat berjalan optimal.
Melalui kemitraan ini, pembiayaan kegiatan sepenuhnya ditanggung oleh pihak provinsi, sementara Pemkot Kediri berperan aktif dalam memfasilitasi para pelaku usaha. Para peserta, yang terdiri dari pengusaha kue basah dan jajanan tradisional dari berbagai kelurahan, mendapatkan materi dasar-dasar desain grafis dan pentingnya merek. Mereka juga berkesempatan melakukan konsultasi desain kemasan langsung.
Wahyu Kusuma Wardani menjelaskan bahwa masih banyak pelaku usaha yang memerlukan perbaikan pada aspek kemasan produk mereka. Desain kemasan yang lebih baik akan memungkinkan produk UMKM bersaing di toko modern, pameran, atau pusat oleh-oleh. Hal ini menjadi langkah konkret untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal Kediri.
Advertisement
Pada sesi konsultasi, petugas dari mobil pelayanan keliling UPT PMPI-TK Disperindag Jawa Timur akan membantu membuatkan desain kemasan. Proses pengerjaan desain disesuaikan dengan tingkat kerumitan yang dibutuhkan oleh masing-masing produk UMKM. Ini menunjukkan komitmen untuk memberikan solusi desain yang personal dan efektif.
Advertisement
Desain Kemasan yang Informatif dan Memikat Hati Konsumen
Selain estetika, desain kemasan juga harus memenuhi standar informasi yang penting bagi konsumen. Wahyu Kusuma Wardani menekankan pentingnya mencantumkan beberapa detail krusial pada kemasan produk. Informasi tersebut meliputi kode produksi, tanggal kedaluwarsa, serta berat bersih produk yang dijual.
Lebih lanjut, untuk produk makanan, disarankan mencantumkan logo halal jika sudah tersertifikasi dan nomor PIRT (izin Produksi Industri Rumah Tangga) bagi makanan dengan daya tahan lebih dari tujuh hari. Kelengkapan informasi ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen tetapi juga memenuhi regulasi yang berlaku. Ini adalah bagian dari upaya Pemkot Kediri dalam meningkatkan kualitas dan keamanan produk UMKM.
Salah seorang peserta, Mimin Tusniwati, warga Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, menyambut baik kegiatan ini. Ia merasa sangat terbantu karena dapat berkonsultasi langsung dengan praktisi ahli dan mendapatkan desain kemasan yang sesuai harapannya. "Saya kan tidak begitu paham masalah desain seperti ini, tapi alhamdulillah hari ini difasilitasi sehingga bisa konsultasi dan dapat desain kemasan untuk produk saya, jadinya tidak perlu repot-repot untuk bikin sendiri," ungkap Mimin yang berjualan kue basah.
Advertisement
Mimin berharap, melalui kegiatan tahunan ini, kemasan produk jualannya bisa tampil lebih menarik dan cantik di mata masyarakat. Desain kemasan yang diperbarui diharapkan dapat menarik perhatian lebih banyak pembeli, sehingga omzet penjualannya meningkat. Harapan ini sejalan dengan visi Pemkot Kediri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui UMKM.
Sumber: AntaraNews