Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) secara aktif memberikan edukasi kepada para pedagang dan pembeli mengenai cara mengenali pangan segar yang berkualitas. Kegiatan ini, yang meliputi sidak pembinaan mutu dan pengawasan keamanan pangan segar, baru-baru ini dilaksanakan di Pasar Rubuh Cipondoh pada Rabu (10/9). DKP Tangerang berupaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pangan yang aman dan sehat.
Edukasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kondisi fisik bahan pangan, kebersihan, hingga metode penyimpanan yang sesuai standar keamanan. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Tangerang untuk memastikan ketersediaan pangan yang aman dan bermutu bagi masyarakat. Hal ini juga menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan keluarga serta mendukung ketahanan pangan daerah secara keseluruhan.
Kepala DKP Kota Tangerang, Muhdorun, menyatakan bahwa pengawasan di pasar tradisional sangat penting untuk menjamin pangan yang dijual dan dikonsumsi tetap aman, sehat, serta layak. Melalui pemahaman langsung yang diberikan kepada pedagang dan edukasi kepada masyarakat, diharapkan pangan yang beredar dapat menunjang kebutuhan gizi keluarga tanpa kekhawatiran akan mutu dan keamanannya.
Advertisement
Advertisement
Muhdorun menekankan harapannya agar pedagang semakin peduli terhadap kualitas dagangan mereka, sementara masyarakat juga semakin cerdas dalam memilih bahan pangan. Menurutnya, pangan yang aman adalah fondasi kesehatan keluarga dan elemen krusial dalam ketahanan pangan daerah. Oleh karena itu, kegiatan pengawasan dan pembinaan mutu di pasar tradisional menjadi sangat vital.
Edukasi yang diberikan tidak hanya berfokus pada pedagang, tetapi juga menyasar langsung pembeli, memberikan mereka pengetahuan praktis tentang cara mengidentifikasi pangan segar yang baik. Hal ini mencakup pemeriksaan kondisi fisik, kebersihan, dan cara penyimpanan yang tepat untuk menjaga kualitas. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa pangan yang sampai ke tangan konsumen aman, sehat, dan layak konsumsi.
Melalui kegiatan rutin seperti ini, Pemkot Tangerang bertekad untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Cipondoh, dapat berbelanja dengan tenang. Mereka tidak perlu lagi merasa khawatir akan mutu dan keamanan pangan yang mereka konsumsi setiap hari. Ini adalah langkah proaktif dalam membangun ekosistem pangan yang lebih terjamin.
Advertisement
Advertisement
Selain edukasi langsung, Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas Pojok Uji Keamanan Pangan. Pojok uji ini tersedia di berbagai pasar tradisional maupun modern, memungkinkan masyarakat untuk memastikan bahwa pangan yang mereka beli tidak mengandung zat berbahaya. Fasilitas ini merupakan bentuk layanan publik yang sangat penting.
Pojok Uji Keamanan Pangan menawarkan pengujian secara langsung (on the spot) dan gratis untuk mendeteksi kandungan formalin, bahan kimia berbahaya lainnya, serta memeriksa tanggal kedaluwarsa produk. Keberadaan fasilitas ini memberikan lapisan keamanan tambahan bagi konsumen, memungkinkan mereka untuk melakukan verifikasi mandiri terhadap produk pangan yang akan dibeli.
Saat ini, Pojok Uji Keamanan Pangan Segar telah tersebar di 22 titik di Kota Tangerang, meliputi:
Advertisement
- Pasar Anyar
- Pasar Ramadhani
- Pasar Malabar
- Pasar Laris
- Pasar Cibodas
- Pasar Jatake
- Pasar Poris Indah
- Pasar Gerendeng
- Pasar Bandeng
- Pasar Modern
- Pasar Banjar Wijaya
- Pasar Saraswati
- Plaza Baru Cileduh
- Pasar Bengkok
- Duta Garden Kebon Besar
- Green Lake City
- Pasar Babakan
- Robinson Mart
- GS Supermarket
- Lion Superindo Hasyim Ashari
- Hypermart Cyberpark Pinangsia
Pemkot Tangerang berharap Pojok Uji Keamanan Pangan Segar ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat karena telah terbukti memberikan jaminan keamanan yang efektif. Ini adalah investasi penting dalam kesehatan publik dan kepercayaan konsumen terhadap produk pangan yang beredar di pasaran.
Sumber: AntaraNews
Advertisement