WIKA Beton Kantongi Rp2,53 Triliun Kontrak Baru: Mayoritas Infrastruktur & Target NZE 2030

WIKA Beton sukses raih Rp2,53 triliun kontrak baru hingga Agustus 2025, mayoritas dari sektor infrastruktur. Cari tahu strategi WIKA Beton capai target Net Zero Emission 2030!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
WIKA Beton Kantongi Rp2,53 Triliun Kontrak Baru: Mayoritas Infrastruktur & Target NZE 2030
WIKA Beton sukses raih Rp2,53 triliun kontrak baru hingga Agustus 2025, mayoritas dari sektor infrastruktur. Cari tahu strategi WIKA Beton capai target Net Zero Emission 2030! (Merdeka.com)

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) menunjukkan kinerja positif dengan membukukan perolehan kontrak baru senilai Rp2,53 triliun hingga Agustus 2025. Pencapaian ini menjadi indikator kuat pertumbuhan perusahaan di tengah dinamika pasar. Sekretaris Perusahaan WIKA Beton, Yushadi, mengungkapkan angka ini di Jakarta, Selasa, menegaskan posisi perusahaan sebagai pemain kunci di industri beton pracetak.

Perolehan kontrak baru WIKA Beton ini didominasi oleh proyek-proyek di sektor infrastruktur dan industri. Kontribusi signifikan dari kedua sektor ini mencerminkan fokus perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional. Angka perolehan ini juga menunjukkan kepercayaan pasar terhadap kualitas dan kapabilitas WIKA Beton dalam menyelesaikan proyek-proyek berskala besar dan strategis.

Selain kinerja finansial yang cemerlang, WIKA Beton juga berkomitmen penuh terhadap praktik bisnis berkelanjutan. Perusahaan tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasionalnya. Komitmen ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi entitas bisnis yang bertanggung jawab dan berwawasan lingkungan.

Dominasi Sektor Infrastruktur dan Proyek Strategis

Mayoritas kontrak baru yang berhasil dikantongi WIKA Beton berasal dari sektor infrastruktur, menyumbang 51,76 persen dari total perolehan. Sektor industri juga memberikan kontribusi signifikan sebesar 22,97 persen. Selain itu, sektor kelistrikan menyumbang 13,45 persen, properti 9,29 persen, serta tambang dan energi sebesar 2,53 persen, menunjukkan diversifikasi portofolio proyek WIKA Beton.

Yushadi menjelaskan bahwa sejumlah proyek strategis telah berhasil digarap oleh perseroan. Di antaranya adalah pengiriman produk untuk pembangunan Ciputra World Mall Makassar, sebuah megaproyek properti di Indonesia Timur. WIKA Beton juga terlibat dalam pembangunan jembatan akses utama pabrik PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKK) Karawang, yang merupakan fasilitas industri penting.

Proyek-proyek ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan jangkauan operasional WIKA Beton yang luas. Keberhasilan dalam menggarap proyek-proyek vital ini tidak hanya memperkuat posisi pasar perusahaan tetapi juga menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap kebutuhan infrastruktur dan industri yang terus berkembang di tanah air.

Kinerja Keuangan Positif dan Kontributor Utama

Selain perolehan kontrak baru yang mengesankan, WIKA Beton juga mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,57 triliun hingga kuartal II 2025. Angka ini menunjukkan stabilitas keuangan perusahaan dan kemampuan dalam mengonversi kontrak menjadi pendapatan riil. Yushadi menyebutkan bahwa kontributor terbesar pendapatan ini, sama seperti omzet kontrak, didapatkan dari kerja sama dengan PLN sebesar 8,23 persen.

Kontributor utama pendapatan perseroan berasal dari penjualan produk beton pracetak, yang memang merupakan lini usaha utama WIKA Beton. Produk beton pracetak banyak digunakan dalam berbagai proyek konstruksi, mulai dari bangunan gedung, jembatan, hingga infrastruktur kelistrikan. Hal ini menegaskan bahwa fokus bisnis inti perusahaan berjalan dengan sangat baik.

Kinerja keuangan yang solid ini menjadi landasan bagi WIKA Beton untuk terus tumbuh dan berinvestasi. Dengan pendapatan yang stabil dan perolehan kontrak yang terus meningkat, perusahaan memiliki modal kuat untuk mengembangkan inovasi dan memperluas jangkauan pasarnya di masa depan. Ini juga memungkinkan WIKA Beton untuk menjaga komitmennya terhadap keberlanjutan.

Komitmen ESG dan Target Net Zero Emission

WIKA Beton tidak hanya berfokus pada kinerja finansial, tetapi juga menegaskan komitmennya terhadap praktik berkelanjutan dengan mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Yushadi menyatakan bahwa pihaknya menargetkan pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2030 melalui berbagai inisiatif ramah lingkungan. Target ambisius ini menunjukkan keseriusan WIKA Beton dalam mengurangi dampak operasional terhadap lingkungan.

Sejumlah upaya konkret telah diimplementasikan untuk mencapai target NZE tersebut. Ini termasuk pengelolaan limbah cair menuju Zero Sludge Waste, yang bertujuan untuk meminimalkan limbah padat dari proses produksi. Pemanfaatan panel surya di seluruh pabrik juga menjadi langkah penting, yang mampu menekan emisi karbon dioksida (CO2) hingga 532.812 kilogram per tahun.

Perseroan juga menggunakan semen ramah lingkungan dan bahan substitusi yang berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 26,4 persen. Selain itu, WIKA Beton mengoperasikan kendaraan listrik dan berbahan bakar biodiesel B35 untuk mendukung aktivitas operasional yang lebih hijau. Program penanaman mangrove dan konservasi hutan di Kalimantan seluas 27,9 hektare turut menjadi bagian dari inisiatif lingkungan perusahaan.

Inovasi dan Transformasi Bisnis Berkelanjutan

Untuk memperkuat bisnis perseroan di masa mendatang, WIKA Beton berkomitmen untuk terus berinovasi dan bertransformasi. Hal ini dilakukan demi menjalankan tata kelola bisnis yang sehat dan adaptif. Yushadi menekankan bahwa transformasi ini dirancang untuk mewujudkan visi perusahaan yang kuat, yaitu menjadi perusahaan yang berkelanjutan secara finansial, lincah dalam beradaptasi, dan siap menghadapi masa depan.

Inovasi di WIKA Beton mencakup pengembangan produk baru yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta penerapan teknologi canggih dalam proses produksi. Transformasi ini juga melibatkan peningkatan kapabilitas sumber daya manusia dan optimalisasi operasional. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa perusahaan tetap relevan dan kompetitif di pasar yang terus berubah.

Komitmen terhadap inovasi dan transformasi ini adalah kunci bagi WIKA Beton untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang. Dengan pendekatan yang proaktif terhadap perubahan dan fokus pada keberlanjutan, WIKA Beton berupaya menciptakan nilai tambah tidak hanya bagi pemegang saham tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan secara keseluruhan. Ini adalah langkah strategis untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi