Transaksi QRIS BRI Tumbuh 142,9%, Hadirkan Inovasi Crossborder dan Sumber Dana Kartu Kredit

Lonjakan penggunaan QRIS di BRI tidak hanya memperluas akses pembayaran non-tunai, tetapi juga mendukung efisiensi ekonomi secara menyeluruh

Merdeka.com
Oleh Merdeka.com - Reporter
Transaksi QRIS BRI Tumbuh 142,9%, Hadirkan Inovasi Crossborder dan Sumber Dana Kartu Kredit
Transaksi QRIS BRI Tumbuh 142,9%, Hadirkan Inovasi Crossborder dan Sumber Dana Kartu Kredit (Merdeka.com)

Selain mencatat pertumbuhan di segmen merchant, BRI juga berhasil mencatatkan lonjakan signifikan pada transaksi berbasis QRIS. Pada semester I 2025, nilai transaksi QRIS BRI meningkat 142,9% YoY. Rata-rata nilai transaksi per toko naik 141,5% YoY, sementara dari sisi frekuensi, jumlah transaksi QRIS juga melesat 162,5% YoY.

Untuk semakin mempermudah pengalaman nasabah, BRI menghadirkan inovasi utama QRIS di BRImo yaitu QRIS Crossborder yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi lintas negara di Singapura (Nets QR), Malaysia (DuitNow), dan Jepang (JPQR) hanya dengan memindai QR lokal.

Selain itu, terdapat fitur QRIS dengan sumber dana kartu kredit yang memberikan fleksibilitas bagi nasabah untuk memilih kartu kredit BRI sebagai sumber dana pembayaran, khususnya untuk transaksi bernilai besar.

BRI juga menyederhanakan pengalaman pengguna dengan menghadirkan seluruh layanan berbasis QRIS, mulai dari QRIS Bayar, QRIS Transfer, hingga QRIS Tap dalam satu menu QRIS terpadu sehingga transaksi menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien.

"QRIS telah menjadi salah satu instrumen utama bagi masyarakat dan merchant dalam bertransaksi digital. Lonjakan penggunaan QRIS di BRI tidak hanya memperluas akses pembayaran non-tunai, tetapi juga mendukung efisiensi ekonomi secara menyeluruh," ujar Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto, Senin (8/9/2025).

Ke depan, lanjut Aquarius, BRI berkomitmen memperkuat posisinya sebagai bank dengan ekosistem digital terluas di Indonesia. "Dengan strategi tersebut, BRI optimistis dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi nasabah, pelaku usaha, dan perekonomian nasional secara berkelanjutan," jelasnya.

Rekomendasi