Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti baru-baru ini mengemukakan sebuah gagasan inovatif. Beliau mengusulkan kolaborasi pembelajaran keterampilan kewirausahaan dan ekspor-impor di Sekolah Rakyat. Inisiatif ini disampaikan saat kunjungan kerja di Lampung Selatan pada hari Sabtu, 6 September.
Gagasan tersebut bertujuan untuk membekali siswa dengan keahlian praktis yang relevan dengan kebutuhan pasar global. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Kementerian Perdagangan menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dalam mewujudkan program ini.
Langkah ini merupakan upaya strategis pemerintah dalam menjawab tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Program ini juga diharapkan dapat menjadi solusi bagi anak-anak yang tidak bersekolah karena faktor ekonomi. Dengan demikian, Sekolah Rakyat akan berperan lebih jauh dalam pembangunan nasional.
Advertisement
Advertisement
Mengembangkan Keterampilan Kewirausahaan dan Ekspor-Impor
Wamendag Dyah Roro Esti melihat potensi besar dalam mengintegrasikan pelatihan kewirausahaan dan ekspor-impor ke dalam kurikulum Sekolah Rakyat. "Keterampilan kewirausahaan sekaligus ekspor impor itu ide yang menarik sekali, kalau bisa dikolaborasikan di Sekolah Rakyat," ujar Wamendag. Beliau menambahkan bahwa Kementerian Perdagangan selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, dalam mengembangkan program semacam ini.
Salah satu aset yang dapat dimanfaatkan adalah jaringan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) atau atase perdagangan. Indonesia memiliki perwakilan ITPC di 33 negara di seluruh dunia. Jaringan ini dapat digunakan untuk melatih siswa Sekolah Rakyat yang tertarik mengembangkan bisnis sendiri, khususnya UMKM, hingga mampu melakukan ekspor ke pasar internasional.
Pelatihan ini dirancang khusus bagi anak-anak yang memiliki minat kuat dalam berwirausaha. Program ini akan membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing di pasar global. Diharapkan, kemitraan ini dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi masa depan generasi muda.
Advertisement
Peningkatan soft skill melalui pelatihan ini menjadi fokus utama. Keterampilan seperti negosiasi, manajemen risiko, dan pemahaman pasar internasional akan sangat berharga. Ini adalah fondasi penting untuk mempersiapkan siswa menjadi pelaku ekonomi yang tangguh.
Advertisement
Sekolah Rakyat sebagai Solusi Peningkatan SDM
Sekolah Rakyat telah menunjukkan perkembangan yang signifikan secara nasional. Data per Agustus menunjukkan bahwa sudah ada 100 titik Sekolah Rakyat yang beroperasi di seluruh Indonesia. Targetnya, hingga akhir tahun ini, jumlah titik tersebut dapat mencapai kurang lebih 150.
Wamendag mengapresiasi pemerintah daerah, khususnya di Lampung, atas keberhasilan implementasi program ini. Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya konkret dalam menjawab tantangan besar bangsa. Presiden Joko Widodo sendiri selalu menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk menjadikan Indonesia negara besar dan berdaya saing.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2024, terdapat tiga juta anak di Indonesia yang tidak bersekolah. Mirisnya, 75 persen dari angka tersebut disebabkan oleh faktor ekonomi. Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi untuk mengatasi masalah putus sekolah ini, memberikan kesempatan pendidikan yang layak bagi mereka yang kurang beruntung.
Advertisement
- Secara nasional, terdapat 100 titik Sekolah Rakyat per Agustus, dengan target 150 titik hingga akhir tahun.
- Data BPS 2024 menunjukkan 3 juta anak tidak bersekolah, 75% di antaranya karena faktor ekonomi.
- Sekolah Rakyat didirikan untuk memberikan solusi pendidikan dan mencegah anak putus sekolah.
Anak-anak di Sekolah Rakyat dididik untuk menjadi sumber daya manusia unggul. Mereka tidak hanya mendapatkan pengajaran tata krama, tetapi juga berbagai keterampilan dan pengetahuan yang relevan. Kegiatan ekstrakurikuler dan pembelajaran di luar kelas juga mendukung pengembangan kepribadian dan nilai-nilai positif siswa.
Advertisement
Masa Depan SDM Unggul Melalui Kolaborasi
Kolaborasi antara Kementerian Perdagangan dan Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat menciptakan fondasi yang kuat bagi masa depan bangsa. Dengan memberikan keterampilan terkait kewirausahaan dan ekspor-impor, siswa Sekolah Rakyat akan memiliki bekal yang memadai untuk berkontribusi pada perekonomian nasional.
Program ini merupakan bagian dari visi jangka panjang pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang optimal dan unggul. Kementerian Perdagangan berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya ini. Keterampilan yang diajarkan akan membuka peluang baru bagi siswa untuk mandiri dan menciptakan lapangan kerja.
Pemberian keterampilan ini bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang membentuk karakter. Siswa diajarkan untuk berpikir kreatif, inovatif, dan berani mengambil risiko yang terukur. Ini adalah nilai-nilai penting yang akan membawa mereka menuju kesuksesan di berbagai bidang.
Advertisement
Dengan terus mengembangkan program-program seperti ini, Indonesia dapat melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki keahlian praktis yang dibutuhkan di era globalisasi. Kemitraan ini adalah langkah maju menuju Indonesia Emas 2045.
Sumber: AntaraNews