Ada banyak hal yang dilakukan sehari-hari yang mungkin tidak dipahami atau dipedulikan anak-anak, padahal sangat bermanfaat untuk menjadikan mereka orang dewasa yang dapat menyesuaikan diri dengan baik. Seperti makan sayur, mengerjakan pekerjaan rumah, menyikat gigi.
Meski demikian, ada satu hal yang jarang dibicarakan dan kerap sering terabaikan, padahal baik untuk perkembangan anak khususnya dalam memecahkan masalah. Yakni terlibat dengan dan menciptakan seni.
"Anak-anak yang menggunakan seni adalah pemecah masalah yang lebih baik. Mereka membangun keterampilan korteks prefrontal yang lebih kuat seperti fungsi eksekutif dan memori. Mereka mampu mengatur emosinya dengan lebih baik," kata penulis 'Your Brain on Art: How the Arts Transform Us', Susan Magsamen, dilansir CNBC Make It.
Menurutnya, mengajarkan anak tentang seni selama 20 menit dalam sehari sudah cukup membantu anak mengontrol emosinya. Hal ini yang sangat dibutuhkan untuk memecahkan masalah, yakni mengontrol emosi.
Sementara itu, Ivy Ross, rekan penulis "Your Brain on Art" dan wakil presiden desain perangkat keras di Google mengatakan, baik orang tua maupun anak-anak sering berhenti memprioritaskan seni ketika itu menjadi keterampilan yang tidak mereka anggap sebagai jalan karir yang sah.
"Penghakiman datang atau seorang guru berkata, 'tidak, itu bukan cara Anda menggambar pohon' dan itu mematikan keinginan anak-anak ini untuk membuat karya seni, dan ironisnya, itu adalah hal terburuk yang bisa terjadi karena kita terhubung untuk mengekspresikan diri kita sendiri. dan seni adalah media yang luar biasa," katanya.
Advertisement
Anak-Anak Memiliki Rasa Penasaran yang Tinggi
Dengan keinginan yang dapat dimengerti agar anak mereka sukses, banyak orang tua hanya ingin anak mereka terlibat dalam mata pelajaran yang menurut mereka dapat menghasilkan uang.
Padahal, menyediakan ruang antara sekolah, olahraga, dan ekstrakulikuler bisa membuat anak mengetahui apa yang mereka suka dan tidak suka, juga apa yang menurut mereka indah.
Terlibat dengan seni tidak harus berarti mendaftarkan anak-anak Anda di kelas seni. Itu bisa lebih hemat dan meminimalisir tekanan pada anak. Sebab, seni sendiri bisa dipelajari dari hal-hal di sekitar kita.
"Melihat ke awan dan menemukan gambar di awan, disebut pareidolia, itu adalah aktivitas yang sangat menakjubkan yang disukai anak-anak," kata Magsamen.
Anda cukup membawa anak Anda ke tempat yang belum mereka sambangi sebelumnya. Anak-anak menyukai hal baru dan kejutan, dan mereka sangat ingin tahu. Terlebih lagi, tempat Anda dapat membawa anak-anak penuh dengan kekaguman, kejutan, dan keajaiban.
"Setelah Anda mendapatkannya dan Anda melihat energi mereka meningkat, Anda dapat memindahkan mereka ke aktivitas yang akan terus membangunnya."
Bahkan program televisi tertentu yang mengutamakan mendongeng bisa menjadi bagian dari keterlibatan anak Anda dengan seni. Asalkan disertai dengan pengalaman lainnya.
"Ini tentang waktu dan keseimbangan. Ada yang mendongeng dan musik, lalu ada yang membuat dengan tangan dan perasaan Anda. Ini hampir seperti diet yang Anda inginkan untuk anak Anda. Diet seimbang ini," kata Ross.