Takut Resesi, Tabungan Orang Super Kaya di Atas Rp5 Miliar Menumpuk di Bank

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat, jumlah simpanan atau tabungan orang super kaya di bank dengan nominal rekening di atas Rp5 miliar mencapai Rp4.524 triliun pada Januari 2023.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Takut Resesi, Tabungan Orang Super Kaya di Atas Rp5 Miliar Menumpuk di Bank
Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat, jumlah simpanan atau tabungan orang super kaya di bank dengan nominal rekening di atas Rp5 miliar mencapai Rp4.524 triliun pada Januari 2023.

Jumlah itu sekitar 53,2 persen dari total simpanan yang terhimpun di bank pada bulan pertama tahun ini, yang sebanyak Rp8.004 triliun.

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, simpanan dengan nominal di atas Rp5 miliar masih yang terbesar karena didominasi oleh perusahaan-perusahaan.

Tren itu terjadi lantaran orang super kaya khawatir dengan ancaman resesi yang kini marak berhembus. Sehingga mereka lebih memilih untuk menyimpan uang di tempat yang aman, seperti dalam bentuk deposito bank.

"Kalau kita lihat tren terakhir tumbuhnya kencang. Mungkin mereka agak takut dengan prospek ekonomi. Karena sebelumnya banyak yang ngomong kita akan jatuh, akan resesi segala macam," ujar Purbaya saat ditemui di JS Luwansa, Jakarta, Kamis (2/3).

Namun, Purbaya menilai, jumlah tabungan bank nasabah super kaya akan menurun ketika situasi ekonomi lebih kondusif. Sehingga mereka lebih berani untuk memutar uangnya di luar perbankan.

"Harusnya ketika keadaan tidak seburuk itu, itu akan menurun, akan ekspansi lagi. Mereka cautiously optimistic, optimis tapi agak hati-hati," kata dia.

Secara tren, LPS melaporkan, jumlah simpanan di atas Rp5 miliar pada Januari 2023 mulai terjadi penurunan pada awal tahun ini. Total rekening Rp4.524 triliun pada Januari 2023 masih lebih kecil 2,9 persen dibanding Desember 2022.

Kendati begitu, nilainya masih lebih besar 11,7 persen dari pada Januari 2022. Bahkan, lebih tinggi 50,9 persen dibanding 3 tahun sebelumnya, atau pada Januari 2020.

Purbaya meyakini, ke depan nominal simpanan nasabah kaya bakal terus berkurang, lantaran pemilik uang lebih berani untuk berbelanja seiring terjadinya perbaikan ekonomi. 

Nominal simpanan di atas Rp5 miliar baru akan kembali naik setelah sang pemilik uang meraup keuntungan dari dana yang diputarnya di luar bank.

"Tapi ketika ekonomi recover, mereka mulai belanja. Dari yang tadinya ditabung mulai dikurangin dikit. Nanti setelah berapa bulan lagi, setelah uangnya kembali ke perbankan, itu akan naik lagi. Waktunya enggak lama-lama amat, mungkin 6 bulan naik lagi," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi